Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Siapkan Rp100 Juta Sertifikasi Aset Daerah

PALU EKSPRES, PALU – Lemahnya pengendalian pengelolaan asset daerah merupakan temuan berulang BPK RI Sulawesi Tengah terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Kota Palu. Dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas LKPD Kota Palu tahun 2017, kelemahan itupun masih menjadi temuan auditor dan menjadi salahsatu rekomendasi BPK RI untuk ditindaklanjuti.

Sekaitan dengan temuan soal aset daerah, Pemkot telah mempersiapkan sejumlah strategi. Sebagaimana dikemukakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palu, Irmawati Alkaf dalam rapat bersama badan anggaran (Banggar) DPRD Palu, Jumat pekan lalu.

Irmawati menyebut, untuk pengelolaan aset daerah,salahsatu upaya yang dilakukan adalah dengan penguatan alas hak atau sertifikasi. Tahun ini kata dia pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp100juta untuk hal itu.

“Tentang asset, ada beberapa ruas jalan yang belum miliki sertifikat. Namun tahun ini ada anggaran sebesar Rp100 lebih untuk sertifikasi ,”ungkapnya. Temuan pengelolaan aset kata dia masuk dalam temuan pada sistem pengendalian internal. Temuan ini memang menjadi temuan berulang setiap tahunnya.

Temuan pada sistem pengendalian interen lainnya yang berulang jelas Irmawati juga masih terjadi untuk laporan keuangan tiga bulanan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Ada beberap OPD yang belum melakukan pemeriksaan kas setiap 3 bulan. Dengan dilakukan berita acara oleh pimpinan OPD,”terangnya.

Hal itu kata Irmawati terjadi karena OPD bersangkutan tidak pernah ambil peduli dengan arahan yang disampikan. Yaitu arahan untuk melaksanakan laporan pertiga bulanan. “Sudah disampaikan berkali-kali namun beberapa OPD belum melaksanakan,”ujarnya. Untuk lebih tertibnya, Irmawati kedepan akan menerapkan laporan itu sebagai syarat untuk pencairan dana OPD.

“Yang harus dilakukan kedepan agar tidak terabaikan lagi oleh kepala OPD dengan syarat kami tidak akan keluarkan anggarannya jika tidak ada pemeriksaan kas,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital