Minggu, 30 Agustus 2026

Presiden Non Jawa, 27 Tahun Lagi…

Indonesia Vice President Jusuf Kalla gesture during an interview in Jakarta, October 27, 2015. Indonesia is considering declaring a national emergency over fires that have been smoldering across the archipelago for weeks, sending haze drifting across much of Southeast Asia, the vice president said on Tuesday. REUTERS/Beawiharta

PALU EKSPRES, JAKARTA – Wapres JK punya prediksi soal sosok presiden berikutnya. JK yakin, Pilpres 2019 akan kembali menghadirkan presiden dari Jawa. Giliran non-Jawa baru akan terjadi 27 tahun lagi. Atau 100 tahun jika dihitung sejak Indonesia merdeka.

Pernyataan JK ini dilontarkan saat memberi kuliah umum Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LVII dan PPRA LVIII Tahun 2018 Lemhanas RI di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (25/06/18).

JK menduga, butuh sekitar 100 tahun sejak merdeka, Indonesia baru punya Presiden dari luar Jawa. “Di Amerika butuh 170 tahun untuk orang Katolik jadi Presiden di Amerika, butuh 240 tahun untuk orang hitam jadi presiden di Amerika, jadi mungkin butuh 100 tahun dari kemerdekaan orang luar Jawa jadi presiden,” ungkap JK. Artinya, jika Indonesia merdeka tahun 1945, kurang 27 tahun lagi dari sekarang untuk genap 100 tahun. Tepatnya pada tahun 2045.

Diterangkannya, alasan utama prediksi ini sederhana. Orang Indonesia memang lebih cenderung memilih karena faktor kesamaan. Seperti diketahui, sekitar 60 persen penduduk Indonesia berasal dari Pulau Jawa. “Normal saja alasannya, orang memilih kesamaannya, karena penduduk di Jawa ini, 60 persen. Sekiranya ada republik di Indonesia Timur, mungkin saya jadi presiden. Kesamaannya orang berpikir, di mana pun, di Amerika pun begitu,” ungkap Wapres.

Dia pun memperkirakan, sekitar 30 tahun ke depan kesukuan di Indonesia akan hilang sebab banyak orang yang menikah berbeda suku.

“Tapi kesukuan itu akan hilang kira-kira 30 tahun lagi. Pada saat suku sudah tidak jelas lagi. Saya punya istri Minang, anak saya kawin dengan orang Jawa. Cucu saya orang apa? Indonesia. Tidak ada lagi sukunya. Itu akan menghilangkan nanti secara alamiah, secara kesukuan pada saat kita mungkin 30-40 tahun,” sebutnya.

JK juga sempat berkelakar soal rekornya mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres). JK mengungkapkan, dia adalah satu-satunya tokoh yang mengikuti tiga kali Pilpres dengan dua kali menang dan satu kali kalah.

Yang bikin heran, saat dia menjadi Ketua Umum Partai Golkar dia malah tak menang di Pilpres. Sebaliknya, saat tak lagi aktif di partai Beringin, dia justru menang. “Tidak punya partai malah menang. Tapi nasib memang wakil saja, presiden tidak bisa kan,” ujar JK disambut riuh hadirin.

Banyak juga netizen yang setuju dengan pernyataan JK. Akun @ZaldiRusnaedy menilai JK realistis. “Pak JK ngomong realistis prof. Tipologi pemilih kita masih berdasarkan SARA,” kicau dia serupa dengan @freddyths. “Bukan pesimis tetapi realistis. Realitanya orang masih cenderung memilih yan sesuku, seagama.” 

Tweeps @pendekarmalu menimpali. “Yah realitas politik dan jumlah penduduk Jawa yang mayoritas,” kicaunya.

(rmol/ palu ekspres) 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam