Minggu, 26 April 2026

50 Guru SD dan SMP di Palu Diberi Beasiswa S2

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Kota Palu memberikan bantuan pendidikan kualifikasi akademik, kepada 50 orang guru SD dan SMP di Kota Palu, untuk melanjutkan pendidikan Magister (S2) Pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi menyebutkan, puluhan guru tersebut diberi beasiswa penuh oleh Pemkot untuk menjalani studi S2 di Universitas Tadulako (Untad).
“Ada 50 orang guru SD dan SMP yang mendapat beasiswa S2 penuh dari Pemkot. Jadi mereka belajar di Untad, agar tidak mengganggu jam mengajar sehingga sertifikasi mereka bisa diterima. Kemungkinan bulan ini sudah mulai matrikulasi,” kata Ansyar, saat ditemui, Sabtu 14 Juli 2018.
Ansyar menjelaskan, Disdikbud Sulteng sebelumnya telah menyeleksi para guru yang diberikan beasiswa tersebut. Selain para guru yang dinilai memiliki prestasi bagus, mereka yang terpilih juga berdasarkan hasil ujian kompetensi guru. Selain itu sebut Ansyar, juga dilakukan seleksi dari pihak kampus.
Ia menekankan, para guru yang diberi beasiswa tersebut ditargetkan untuk menyelesaikan pendidikan magisternya selama empat semester (dua tahun). “Harus mereka selesai empat semester, jika lebih dari itu mereka tanggung sendiri. Karena kita estimasi dua tahun lah selesai S2,” ujarnya.
Ke depan, para guru yang diberi beasiswa kualifikasi akademik oleh Pemkot, kata Ansyar, akan dievaluasi utamanya terkait peningkatan kompetensi masing-masing guru. Jika dinilai baik, maka mereka dapat diprioritaskan menjadi Kepala Sekolah. “Ini karena kita ingin mendorong betul-betul Kepala Sekolah yang memiliki kompetensi dan prestasi bagus,” tegas Ansyar. Ia berharap, para guru yang telah terpilih tersebut dapat menjadi motivator bagi para guru lainnya, untuk terus meningkatkan kompetensi. Selain itu, dengan adanya peningkatan kualifikasi akademik para guru, juga diharapkan dapat diikuti peningkatan kualitas pendidikan di Kota Palu secara keseluruhan.
“Harapan kita dengan meningkatnya kualifikasi akademiknya, pasti kompetensinya meningkat dan lebih besar lagi. Ke depan untuk guru-guru yang ingin mendapat beasiswa seperti ini, tentu harus meningkatkan kualitasnya dan berprestasi,” pungkas Ansyar.

(abr/palu ekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777