Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Gempa 7 SR Guncang Lombok, 82 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

670_446_gempa-7-sr-guncang-lombok-82-orang-ditemukan-meninggal-dunia_m_

PALU EKSPRES, MATARAM– Gempa bumi berkekuatan 7 SR telah memporakpondakan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahad (5/8/2018) pukul 18.46 WIB atau pukul 19.46 WITA. Gempa susulan dengan skala yang lebih kecil dilaporkan terus terjadi hingga Senin (6/8/2018) dini hari waktu setempat. Tercatat, sementara ini ada 82 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menambahkan, ratusan orang diketahui mengalami luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan. “Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempa bumi,” ujar Sutopo dalam keterangannya, Senin (6/8/2018) dini hari.

Sesuai data yang diperolehnya, daerah terdampak paling parah ada di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram. Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang. 

Puluhan pasien rumah sakit Harapan Keluarga, Kecamatan Selagalas, Kota Mataram, langsung dievakuasi di halaman parkir gedung saat gempa terjadi, Ahad (5/8/2018) malam. Foto: IVAN MARDIANSYAH/LOMBOK POS

 

“Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh,” tuturnya.

Sutopo menjelaskan, gempa terjadi berulang. Saat penanganan darurat dampak gempa masih berlangsung di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur, tiba-tiba masyarakat diguncang gempa dengan kekuatan yang lebih besar. Masyarakat panik dan berhamburan di jalan-jalan. Apalagi, bangunan dan rumah menjadi lebih rusak atau roboh.

Korban luka-luka diketahui banyak yang dirawat di luar puskesmas dan rumah sakit karena kondisi bangunan yang rusak. Sedangkan, gempa susulan terus berlangsung. Hingga Minggu (5/8) pukul 22.00 WIB, sudah terjadi 47 kali gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil. 

“BMKG menyatakan bahwa gempa 7 SR tersebut menjadi gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya. Artinya kecil kemungkinan akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar,” terang Sutopo.

Sutopo mengatakan, BNPB akan mendampingi Pemda, baik Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak. Penanganan darurat terus dilakukan. BNPB bersama BPDB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, SKPD, NGO, relawan dan lainnya terus melakukan penangan darurat. 

Bahkan, lanjutnya, TNI akan memberangkatkan tambahan pasukan dan bantuan. Khususnya bantuan kesehatan yaitu tenaga medis, obat-obatan, logistik, tenda dan alat komunikasi pada Senin (6/8) pagi.

“Fokus utama saat ini pencarian, penyelamatan dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak gempa serta pemenuhan kebutuhan dasar,” pungkasnya.

Dirinya mengatakan, kebutuhan mendesak saat ini adalah tenaga medis, air bersih, makanan, selimut, tikar, tenda, makanan siap saji, layanan trauma healing dan kebutuhan dasar lainnya. Kegiatan belajar mengajar di wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, dan Mataram akan diliburkan karena bangunan sekolah dikhawatirkan membahayakan siswa.

Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran. Kondisi malam hari dan sebagian komunikasi yang mati menyebabkan kendala di lapangan. Diperkirakan, korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan pun masih dilakukan pendataan.

(rgm/JPC)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital