Minggu, 20 September 2026

Santoso Tewas, Moral ISIS di Indonesia Jatuh

TIBA DI PALU – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan keterangan pers kepada wartawan didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafly Amar dan Waguh Sulteng Kol (Purn) Sudarto di RS Bhayangkara Rabu, 20 Juli 2016. (FOTO IMAM/PE)

TPM Siap Dampingi Keluarga Santoso-Mukhtar

PALU, PE – Kontak tembak di Poso pada Senin 18 Juli lalu telah menewaskan gembong teroris Santoso beserta pengikutnya, Mukhtar alias Kahar. Sementara tiga orang lainnya berhasil melarikan diri, yaitu Basri bersama dua perempuan. Dengan tewasnya Santoso, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku yakin kekuatan ISIS di Indonesia bakal tereduksi “Ini akan mendemoralisasi ISIS di Indonesia, karena Santoso dan Basri adalah simbol open assistance ISIS,’’ katanya. Kepada wartawan di Palu Kapolri Tito Karnavian mengimbau kelompok Santoso yang tersisa untuk turun gunung dan menghadapi proses hukum.

Terkait jenazah Santoso yang saat ini masih di RS Bhayangkara Kapolri mengatakan, setelah usai tes DNA pihaknya akan membahas  teknis penyerahan jenazah kepada keluarga. Di tempat yang sama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, sekalipun gembong utama Santoso tewas, namun ia memastikan operasi tidak akan mengendur. Moral prajurit di lapangan  makin menguat. Karena itu, seusai kunjungannya ke Palu, Panglima dan rombongan akan bertolak menuju Poso.
Sebelumnya,  Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi menyebut bahwa kedua perempuan yang berhasil lolos itu merupakan istri Santoso dan Basri. Kelompok Santoso terpecah menjadi dua.

Satu kelompok berisi lima orang dengan pimpinan Santoso. Satu kelompok lagi berisi 16 orang dengan pimpinan Ali Kalora. Di kelompok Santoso, hanya dia dan Basri yang membawa serta istrinya. Sementara Muhtar tidak demikian. Untuk kelompok satunya, hanya Ali yang membawa serta istrinya. Anak buahnya yang lain tidak. Namun, yang jelas dengan tewasnya Santoso, kekuatan kelompoknya akan sama lagi.

Tewasnya Santoso, tambah Rudy, berawal saat tim Alfa 92 yang menjadi bagian dari operasi Tinombala berpatroli di kawasan Tambarana. Tim tersebut berisi sembilan prajurit Batalyon 515 Kostrad Jember. Di dekat sungai, didapati ada lima orang bersenjata yang diduga sebagai DPO dalam jarak 20-30 meter. Saat mencoba mendekat, terjadi kontak tembak yang menewaskan dua orang DPO. Sementara  Tim Pembela Muslim (TPM) Sulawesi Tengah, Andi Akbar Panguriseng siap mendampingi keluarga Santoso dan Mukthar, jika nantinya diminta oleh pihak keluarga.

”Jika pihak keluarga membutuhkan pendampingan hukum, TPM siap untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin,” katanya di Palu. Beberapa waktu lalu, TPM juga mendampingi penyerahan jenazah terduga teroris bernama Ponda alias Fonda Akbar Solikhin, anak buah Santoso kepada keluarganya. Sebelumnya Kepala Satgas Operasi Tinombala Kombes Pol Leo Bona Lubis mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menunggu pihak keluarga Santoso dan Mukhtar untuk melakukan tes DNA (deoxyribonucleic acid).

Santoso dan seorang anak buahnya bernama Mochtar tertembak mati dalam kontak senjata antara personel Satgas Operasi Tinombala di pegunungan sekitar Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Jenazah Santoso dan Mochtar telah dievakuasi ke Palu pada Selasa sekitar pukul 13.30 WITA dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh tim DVI (disaster victims identification) Mabes Polri di RS Bayangkara Polda Sulteng.

Sementara itu Aparat keamanan memperkirakan masih tersisa 19 orang lagi anggota kelompok sipil bersenjata yang masuk dalam daftar pencarian orang pascatewasnya pemimpin kelompok sipil bersenjata di Poso, Santoso dan Muhtar. “Tiga di antaranya itu adalah perempuan,” kata Kepala Operasi Tinombala Kombes Pol Leo Bona Lubis di Palu, Selasa, setelah menerima dua jenazah koran tewas dalam kontak senjata di Poso.

Dua jenazah tersebut kini sudah berada di kamar jenazah rumah sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah untuk diidentifikasi lebih lanjut yakni tes DNA. Hingga kini tidak diketahui pasti kondisi jenazah tersebut dan belum ada keterangan resmi dari polisi, namun diperkirakan jenazah dalam kondisi utuh karena polisi telah mengidentifikasi ciri-ciri fisik keduanya. Tampak dari kantong jenazah saat diturunkan dari mobil ambulance menuju kamar jenazah terdapat cairan warna merah sejenis darah menempel di kantong jenazah tersebut.

Leo mengatakan aparat yang tergabung dalam sandi Operasi Tinombala akan terus mengejar anggota kelompok Santoso yang tersisa sebanyak 19 orang. Dalam proses pengejaran tersebut aparat membagi tiga sasaran kejaran yang sudah dipetakan secara teknis oleh aparat. Leo mengatakan aparat akan memburu kelompok pengikut Santoso tersebut baik hidup maupun mati. Menurut Leo, jika dapat diburu dalam satu jam, aparat akan melakukan itu. “Target kita secepatnya,” katanya. Dari 19 DPO tersebut tiga diantaranya adalah perempuan. Ketiganya diduga masing-masing isteri Santoso, isteri Ali Kalora dan isteri Basri. (kia/jpnn/antara/(idr/far/byu/JPG)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam