Minggu, 20 September 2026
Palu  

Menteri Agama: Melarang Azan Sesuatu yang Mustahil

PALU EKSPRES, PALU – Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin membantah tudingan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama berupaya mengatur besaran volume azan, atau bahkan melarang azan. Menurutnya, hal tersebut hanyalah kesalahpahaman dari sebagian orang.

“Jangankan tindakan, pelaksanaan bahkan keinginan setitikpun sekecil apapun, tidak ada keinginan mengurangi azan apalagi meniadakan azan,” tegas Lukman Hakim, usai membuka AICIS ke-18 di Palu, Selasa 18 September 2018.

Lukman Hakim menuturkan, yang sebenarnya terjadi adalah keinginan dari sejumlah masyarakat terkait dengan pengaturan penggunaan pengeras suara. Hal ini menjadi kebutuhan karena Masjid-masjid saat ini dinilai sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, khususnya di pemukiman dan perkampungan-perkampungan yang komunitas masyarakatnya sangat beragam.

Pengeras suara di Masjid, Musolah atau Langgar tidak hanya digunakan untuk azan, melainkan juga digunakan untuk kegiatan keagamaan lainnya, seperti zikir, membaca Alquran, bahkan dalam pendidikan anak-anak di Masjid.

Disebutkan Lukman Hakim, sejumlah Takmir Masjid kemudian menanyakan terkait pengaturan penggunaan pengeras suara tersebut ke Kementerian Agama.

“Setidaknya dimintai keterangan bagaimana cara pengaturannya. Oleh karenanya kami di Kementerian Agama khususnya Direktorat Jenderal Bimas Islam, melihat ternyata kita pernah menerbitkan aturan itu pada tahun 1978, dan setelah kita kaji ternyata masih cukup relevan bagi mereka yang membutuhkan itu. Sekali lagi, apa yang dibuat Bimas Islam itulah yang lalu kita edarkan kembali, bukan sesuatu yang baru,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, surat edaran dari Bimas Islam Kemenag RI tahun 1978 tersebut bersifat tuntunan, bukan regulasi atau produk hukum yang bersifat mengikat.

Dijelaskannya, sebuah regulasi atau produk hukum jika tidak dilaksanakan maka pelanggarnya akan dikenakan sanksi. Sedangkan edaran yang dikeluarkan Bimas Islam Kemenag pada tahun 1978 tidak memuat sanksi apapun karena sifatnya hanya tuntunan.

“Tuntunan itu silakan bagi yang memerlukan bisa menggunakan, bagi yang tidak membutuhkan ya tidak perlu menggunakan itu. Kita tidak mengatur azan juga tidak mengatur volume besar kecilnya azan, itu tidak diatur dalam edaran. Jadi mohon masyarakat membaca lagi dengan cermat dan teliti, apa isi dari edaran yang berupa tuntunan penggunaan pengeras suara,” tegasnya.

Menurutnya, pemahaman sebagian masyarakat bahwa pemerintah mengatur orang untuk melantunkan azan bahkan melarang azan, sudah sangat jauh dari keadaan yang sebenarnya.

Lukman Hakim mengaku siap dikritik sekeras apapun, asalkan kritik tersebut berdasarkan data dan fakta, bukan berdasarkan insinuasi atau rekayasa yang “digoreng” kemudian menjadi kontroversi di tengah-tengah masyarakat.

“Tapi karena mungkin punya motif lain, sengaja dipelintir lalu kemudian jauh sekali kesimpulannya, bahwa Menteri Agama melarang orang azan, sesuatu yang mustahil. Jelek-jelek begini saya ini lulusan pesantren lah, masa untuk urusan begitu saya nggak paham. Ini sama sekali bukan saya ingin sombong dan sebagainya, tetapi saya ingin menepis anggapan yang tidak berdasar itu,” tambahnya.

(abr/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam