Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Bangunan Soki-Soki Baru Sebatas Rangka dan Atap, Pekerja Akui Sulit Rampung Sesuai Target

PALU EKPSRES, PALU– Pembangunan soki-soki di kawasan pantai Talise Palu sepertinya sulit rampung sebelum hari H Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) yang dimulai 28 September 2018.

Terpantau hingga Kamis 20 September 2018 kemarin, bangunan soki-soki mayoritas baru berdiri sebatas rangka. Hanya sekitar 12 unit yang telah terpasangi atap. Itu pun baru atap pada lapisan pertama berupa lembaran plastik hitam tebal. Semuanya belum ada yang berdinding. Rencananya setiap soki akan dipasangi dinding bambu.

Atap soki-soki rencananya dibuat berlapis empat. Lapisan pertama berupa plastik tebal berwarna hitam. Lapisan kedua atap rumbia. Selanjutnya ijuk dan akan ditutup dengan lapisan plastik kasa tebal berwarna hijau.

“Atapnya itu empat kali dobol pak. Yang terakhir itu plastik kasa warna hijau,”kata pekerja yang ditemui di lokasi.

Terlihat pula Kamis kemarin, bahan rumbiah yang akan menjadi atap dilapisan kedua baru mulai didistribusikan dengan sebuah truck. Puluhan pekerja terlihat mengebut pembangunan soki-Soki agar bisa rampung sebelum festival.

Beruntung lantai di lokasi yang akan menjadi kawasan Kampung Kaili itu semuanya sudah ‘clear’. Lantainya dipasangi paving blok. Baru saja selesai,Kamis siang kemarin. Pekerja terlihat tinggal membersihkan sisa material yang tidak terpakai.

Pemasangan paving blok dikerjakan pekerja sewaan dari Kota Makassar. Jumlahnya 14 orang. Sementara bangunan soki-soki dikerjakan pekerja lokal. Namun dibagi perkelompok.

Satu kelompok ada yang mengerjakan 15 unit. Ada pula yang kebagian sampai 25 unit. Jumlah soki-soki yang akan dibangun rencananya 46 unit. Sesuai jumlah kelurahan di Kota Palu. Ditambah sebuah Baruga besar dengan rangka kayu.

Salahsatu pekerja yang mendapat borongan soki-soki,  kepada Palu Ekspres menyebut, mereka diberi target untuk menyelesaikan Soki-soki pada Selasa tanggal 25 September 2018. Dua hari sebelum festival dimulai. Kata pekerja itu, dia akan berusaha sesuai waktu yang diberikan. Namun dia mengaku sulit untuk menyelesaikan soki soki secara lengkap.

“Mungkin hanya bisa selesai atap sama dindingnya. Tapi atapnya hanya sampai lapisan rumbiah. Lapisan berikutnya diselesaikan nanti setelah festival,”kata pekerja yang tak mau namanya disebut dalam berita.

Menurutnya target itu bisa saja dipenuhi.Asalkan cuaca mendukung, pekerjaan bisa dilakukan siang dan malam hari.

“Kalau hujan, otomatis kita stop bekerja pak. Karena mau tidak mau kita harus tepat sesuai target,”sebutnya.

Kepala Bidang Pemukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Palu, Istighfar, sebelumnya mengaku optimis pembangunan soki-soki itu bisa selesai sebelum festival dilaksanakan.

“Kalau kami perkirakan saat ini (Rabu) sudah rampung sekitar 70persen. Ini terus digenjot. Pekerja disana bekerja siang malam untuk menyelesaikan,”kata Istighfar, Rabu 12 September 2018.

Menurut dia, kontrak pekerjaan pembangunan kawasan soki-soki sebenarnya berakhir pada November 2018. Waktunya sebut dia relatif panjang. Namun dikebut untuk menyesuaikan pelaksanaan festival yaitu tanggal 28 September hingga 3 Oktober 2018.

“Masih ada waktu sekitar dua minggu untuk dirampungkan. Meskipun kontraknya berakhir November,”sebutnya.

Selain bangunan soki-soki, di kawasan tersebut, dengan dana Rp4,3miliar nantinya akan dibangun juga pelataran untuk mendukung festival tahunan itu. Yaitu pelataran menggunakan paving blok. Termasuk membangun drainase pembuangan air. Karena setelah festival nanti, bangunan soki-soki akan dimanfaatkan pedagang untuk berjualan.

“Setiap soki-soki juga akan dibuatkan wastafel. Karena bangunan yang dulu tidak punya tempat pencucian piring,”ujarnya.

Bambu yang digunakan sebagai bahan soki-soki lanjut dia, melalui proses perebusan. Agar nantinya bambu bisa bertahan lama dan menjadi tahan terhadap rayap.

“Diperkirakan bisa bertahan sampai 10 tahun,”katanya.

Namun begitu, mengingat kasifnya waktu, Istighfar mengaku penyelesaian  pembangunan drainase dikawasan itu kemungkinan besar akan tertunda mengikuti jadwal kontrak. Atau tidak bisa dikebut sebelum festival.

“Kan memang waktu kontraknya itu sampai November,”jelasnya lagi.

Dia menambahkan, bangunan soki-soki nantinya akan menjadi aset Pemkot Palu. Hal itu berbeda dengan bangunan soki soki sebelumnya. Sebab, pembangunan soki soki sebelumnya adalah swadaya dari setiap pemerintah kelurahan.

“Tercatat sebagai aset. Artinya, jika mau direhabilitasi kembali, itu harus ada penghapusan aset dulu,”pungkasnya.

(mdi/palu ekspres).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital