Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Bawaslu Sulteng Jalani Survei Zona Integritas.

PALU EKSPRES, PALU– Bawaslu RI merekomendasikan Bawaslu Sulteng untuk mengikuti survei zona integritas (ZI) yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara- Reformasi Birokrasi ( KemenPAN-RB).

Survei ZI digelar Selasa 25 September 2018 di Sekretariat Bawaslu Sulteng.

Survei dilakukan tim penilai KemenPAN RB dan BPS dengan pola wawancara. Pihak Bawaslu Sulteng mengundang sedikitnya 30 stakeholder dari lembaga dan instansi termasuk dari kalangan pers.

Wawancarai salahsatu stakeholder mitra Bawaslu di Sekretariat Bawaslu Sulteng, Selasa 25 September 2018. Foto: HAMDI ANWAR/PE

Kepala Sekretariat Bawaslu Sulteng, Anayanthi Sovianita menjelaskan, Bawaslu Sulteng merupakan 1 dari 10 Bawaslu tingkat provinsi yang direkomendasikan Bawaslu RI dalam survei ZI.
Yaitu ZI wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih
melayani (WBBM).

“Jadi kita 1 dari 10 phylotproject untuk WBK dan WBBM
yang direkomendasikan Bawaslu RI,”kata Anayanthi, Selasa 25 September
2018.

Untuk kepentingan itu,pihaknya mengundang sedikitnya 30 lembaga
instansi untuk yang berkaitan dengan pelayanan Bawaslu Sulteng.
Diantaranya Polda Sulteng, BPKP dan Kanwil KPKN.

“Mereka dimintai
keterangan terkait pelayanan dan kerjasama mereka dengan
Bawaslu,”sebutnya.

Menurutnya, dari survei itu, BPS dan KemenPAN-RB
nantinya akan menetapkan predikat predikat dalam rangka peningkatan
tunjangan kinerja sekretariat Bawaslu.

“Apakah nanti bisa ditingkatkan atau tidak, itu nantinya sesuai predikat. Penilaian ini bagus. Karena Bawaslu memang dicanangkan zona WBK dan WBBM tersebut,”jelasnya.

Koordinator tim penilai survei ZI KemenPAN RB, Burhanudin, menjelaskan, pengumpulan data dari stake holder dilakukan untuk kepentingan survei hasil pelaksanaan reformasi birokrasi (SHPRB). Di Kota Palu menurut dia terdapat delapan instansi yang akan menjalani survei itu.

“Kebetulan ada delapan lokus yang direkomendasikan. Ini terkait peningkatan status maupun tunjangan suatu instansi,” jelas Burhanuddin.

Setiap instansi nantinya akan memperoleh predikat ZI sekaitan dengan WBK dan WBBM tersebut. Penilaian ini secara umum untuk menilai sekaligus mengevaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi.

“Predikat inilah kemudian yang akan diperoleh semua lembaga, Kementerian, Pemda, BUMN dan BUMD,” jelasnya.

Hasil penilaian ZI lanjut Burhanuddin nantinya akan diolah bersama BPA dan KemenPAN-RB. Selanjutnya predikat hasil survei akan menyesuaikan standar- standar
yang telah ditetapkan KemenPAN RB tentang pelayanan publik.

“Akan dikirim ke Jakarta lalu diolah KemenPAN RB. Hasil dari persepsi publik terkait layanan instansi ini juga akan disampikan kepada masing masing instansi,”urainya

Untuk Bawaslu Sulteng tambah dia, predikat hasil penilaian nantinya dapat memengaruhi peningkatan tunjangan kinerja.

“Sedangkan untuk Polres, jika pelayanan publik baik akan naik status menjadi Polresta. Berdampak pada jabatan Polda menjadi Irjen pol. Sedangkan kapolres bisa jadi berpangkat
Brigjenpol,”demikian Burhanuddin.

(mdi/palu ekspres).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital