Jumat, 18 September 2026
Palu  

Tenda Biru, Tanda Cinta dari China

Bencana di Sulawesi Tengah mengundang empati tak berhingga. Tak cuma dari Indonesia, bahkan mancanegara.

Laporan: Andi Anita Anggriany Amier

GEMPA bumi, Tsunami dan Likuifaksi yang menghantam Palu, Sigi dan Donggala pada Jumat, 28 September 2018 lebih sebulan lalu, selain mengundang banyak simpati dari seantero daerah di Indonesia juga dunia internasional. Tak terkecuali dari China. Selain dari Pemerintah Republik Rakyat China, bantuan-bantuan dari individu pun berdatangan. Salah seorang di antaranya adalah Li Feng Pippa.

Pada Jumat, 28 September 2018, Pippa mendapat kabar terjadi gempabumi dan tsunami dahsyat di sepanjang pesisir Pantai Barat, Donggala, Sulawesi Tengah. Di Sirenja, salah satu wilayah di daerah pantai itu, Pippa punya kawan. Ia berusaha mengontaknya. Tapi gempabumi rupanya menghancurkan jaringan komunikasi.

Barulah pada 1 Oktober 2018 sekira pukul 01:39 Waktu Indonesia Tengah melalui jejaring percakapan Whatsapp, Pippa mendapat kabar dari kawannya. Isi Whatsappnya membuat bulu kuduk Pippa merinding; “Rumah tidak bisa ditempati lagi jadi kami mengungsi di tempat adik yang tidak kena jalur lempengan. Sampai saat ini kami tidur di alam terbuka. Jaringan sangat sulit hanya ada di PMI dan pusat tanggap darurat. Saat ini data sementara: korban meninggal yg ditemukan 740 orang, korban luka 632 orang, korban hilang 46 orang, korban tertimbun 140 orang, rumah rusak 65.713 unit, 500 kepala keluarga terisolasi, pengungsi 48.025 jiwa. Jika ada yang mau salurkan bantuan tolong bisa melalui pesawat Hercules atau lewat jalur Poso. Mohon doanya Pippa.”

Pippa, 40 tahun, pun membuat desisi. Pada 4 Oktober, setelah melewati penerbangan 48 jam dari China Utara dengan sekali transit di Kuala Lumpur dan Jakarta, Pippa tiba di Bandar Udara Mutiara SIS Aljufrie Palu.

“Saya mendarat di bandara darurat. Banyak fasilitas belum berfungsi. Dalam perjalanan saya juga mendapat kabar bahwa banyak tim penyelamat non-pemerintah, tim penyelamat milik Pemerintah China juga sudah standby di Bandara Beijing menunggu pemberangkatan ke Palu,” tutur pria yang tahun ini memulai belajar di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta ini.

Berbekal petunjuk orang-orang China di Palu, Pippa bertandang ke Pantai Barat, Donggala. Ia mencari tahu keberadaan kawannya di Desa Tanjung Pandang, Kecamatan Sirenja. Ia mendapat kawannya mengungsi. Begitu pun warga desa lainnya.
Pippa kebingungan. Bagaimana ia bisa mendistribusikan bahan-bahan makanan ke banyak orang yang membutuhkan ini. Beruntung ia bertemu Jamaluddin, seorang anggota Polisi yang bertugas di sana. “Saya kehilangan rumah karena gempa dan tsunami. Tapi saya tidak mungkin tinggalkan wilayah saya jauh-jauh karena saya bertugas di sini,” kata Pippa mengulangi pengakuan Brigadir Polisi Kepala itu.

Pippa mengisahkan, Polisi itu mengatur warganya. Dia juga mengatur pembagian bahan makanan yang masih ada
“Kalau masih ada sepiring nasi, kita utamakan dulu orang tua, perempuan dan anak-anak,” kata Jamal pada Pippa. Lelaki asal China Utara itu pun bergerak cepat. Ia menggalang bantuan dari pelbagai pihak. Utamanya dari warga China di tempat asalnya bahkan dari Malaysia dan Singapura.
Dalam dua minggu setelah gempa, Pippa mendistribusikan bantuan 2,4 ton beras, 400 boks mie instan, 300 potong kelambu, 113 potong peralatan perawatan kesehatan rumah, tenda, kotak sabun cuci. Selain itu adapula uang tunai sebesar Rp15 juta dari kantong Pippa sendiri ditambah dari lainnya sebesar Rp197 juta. Adapula bahan makanan lainnya senilai Rp82 juta.
Selama dua minggu pertama, warga berdiam di dalam gubuk seadanya. Belum ada tenda-tenda bantuan yang datang. Bagaimana privasi suami istri dan bagaimana pula kenyamanan anak-anak? Pippa kemudian berpikir keras lagi. Ia ingin warga bisa berdiam di tempat layak.
Dari pengalamanya menjadi relawan di pelbagai tempat, ia tahu standar minimum untuk tenda bantuan bencana PBB memerlukan 3,5 meter persegi (37 kaki persegi) ruang hidup per orang, serta privasi.
Ia lalu ingat, setelah gempabumi Wenchuan pada 2018, Pemerintah China memproduksi tenda-tenda bantuan bencana dalam jumlah besar. Untuk diketahui gempa Wenchuan menewaskan lebih dari 100 ribu orang. “Saya pun bermohon dan berkirim surat elektronik ke organisasi-organisasi sosial di tempat asal saya sampai kemudian ada pemberitahuan bahwa tenda-tenda untuk warga korban bencana Pantai Barat sudah dikirim,” tutur Pippa penuh semangat. Akhirnya, warga pun bisa mendapatkan tempat tinggal nyaman.***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam