Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Kerugian Bencana Sulteng Tembus Rp18.48 T

 

PALU EKSPRES, PALU- Gempa, tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) menyebabkan kerugian materil dengan angka fantastis. Dalam catatan Tim Koordinasi dan Asistensi Pemulihan dan Pembangunan Wilayah Pasca Bencana (TKAPPWPB) Sulteng & NTB, kerugian yang diakibatkan bencana menembus Rp18.84triliun.

Data itu diutarakan Sekertaris TKAPPWB, Dr. Suprayoga dalam persentasenya di kantor Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Sulteng, Kamis 22 November 2018.

Suprayoga hadir menjadi pemateri dalam forum public hearing rancangan rencana induk pemulihan dan pembangunan kembali wilayah berdampak pasca nencana Sulteng.

Menurut dia, kerugian itu akibat dari kerusakan diberbagai sektor, mulai dari sektor pemukiman, infrastukur, sosial, ekonomi dan lintas sektor lainnya.

Tim koordinasi dan asistensi ini kata dia, melibatkan beberapa Kementerian. Di antaranya BNPB, ATR/BPN, ESDM, PUPR, Badan Informasi Geospasial, dan Kementerian PPN/Bappenas.

Kegiatan juga dihadiri Kepala Bappeda Sulteng, Kepala PU Bina Marga Sulteng serta Jajaran Pejabat Pemrov lainnya. Para Bupati daerah terdampak bencana Pasigala, LSM atau pun NGO dan pihak terkait lainnya.

Membuka kegiatan itu, Gubernur Sulteng , Longki Djanggola mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan proses revisi RT/RW Provinsi.

Namun disisi lain kata Longki, perlu adanya percepatan dalam rangka pemulihan wilayah pasca bencana. Oleh karena itu menurutnya di perlukan langkah-langkah strategis demi mewujudkan hal tersebut.

Salah satunya melalui percepatan penyusunan tata ruang kawasan strategis provinsi RTKSP. Dengan mengacu pada survei dan pengkajian lapangan yang telah dilakukan tim terkait kawasan rawan bencana Palu yang telah dilakukan oleh Tim Bapenas, Goelogi , ESDM dan BMKG. jelas Gubernur Longki

Pemerintah Pusat pun jelas Longki, saat ini sedang dalam proses penyusunan rancanagan rencana induk pemulihan dan pembangunan wilayah pasca bencana Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2018

“Nantinya ini akan ditindak lanjuti bersama dalam bentuk penyusunan rencana aksi daerah,”jelas Longki.

Untuk itu melalui Publik Hearing ini Gubernur berharap seluruh peserta forum secara bersama-sama bisa memberikan masukan demi percepatan dan kesempurnaan rancangan rencana induk tersebut.

(humas).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital