Sabtu, 29 Agustus 2026

Waspadai Stok dan Lonjakan Harga Beras pada Akhir Tahun

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pemerintah perlu mengantisipasi kenaikan harga beras
menjelang Natal dan tahun baru. Sebab, akhir tahun merupakan masa
tanam, bukan masa panen. Padahal, pada masa itu permintaan justru
meningkat.

Pengamat Indef Bhima Yudhistira memprediksi harga beras akan naik
pada akhir tahun. Saat ini harga beras terpantau naik 0,42 persen
bila dibandingkan dengan Oktober sampai minggu ketiga November.
Kontribusi kenaikan harga beras ke inflasi diperkirakan 0,03-0,1
persen. Dia menyebut kondisi itu masih lebih baik daripada Januari
2018. Saat itu ada kenaikan harga beras sebesar 3 persen. Hal itu
membuat kontribusi beras ke inflasi tembus 0,24 persen. “Pantauan
harga memang belum final,” ungkapnya.

Gejolak volatile food akan terasa pada Desember. Inflasi volatile
food hingga Oktober sudah mencapai 1,58 persen lebih tinggi daripada
total volatile food 2017 yang sebesar 0,71 persen. Pemicunya, akhir
tahun adalah musim tanam raya, bukan panen raya. “Ancaman banjir
akibat musim hujan menjadi salah satu faktor penyumbang gagal panen,”
jelasnya.

Surplus beras bukan jaminan harga stabil. Ada dua hal yang perlu
diperhatikan meski terjadi surplus. Pertama, aksesibilitas. Pasokan
ada, tapi tidak tersedia di pasaran. Tren harga tinggi pada akhir
tahun menjadi peluang oknum tertentu untuk melakukan penimbunan.
“Ketegasan Satgas Pangan diperlukan untuk antisipasi,” ucapnya.

Kedua, pasokan ada, tapi Bulog terkendala penyerapan gabah/beras di
masyarakat. Bulog memiliki ketentuan dalam menyerap beras. Misalnya,
kadar air dan harga. Tidak semua beras di masyarakat bisa diserap
Bulog.

Menurut dia, langkah strategis yang bisa dilakukan pemerintah adalah
memastikan produksi beras November sampai Desember 2018 sesuai
target. Pemerintah perlu memperhatikan daerah-daerah yang akan panen
pada bulan tersebut. Tujuannya, memastikan panen berhasil. Caranya
bisa dengan pengendalian hama dan mitigasi banjir. “Perlu juga
memastikan stok beras gudang Bulog 1,5 juta ton per bulan,” tegasnya.

Berdasar data BPS, produksi beras pada November mencapai 1,2 juta
ton. Sedangkan Desember 1,22 juta ton. Sementara itu, konsumsi
November 2,43 juta ton dan Desember 2,51 juta ton. Terdapat defisit
1,23 juta ton pada November dan 1,129 juta ton pada Desember. “Akhir
tahun memang krusial karena tidak bertepatan dengan masa panen,”
tegasnya.

Sementara itu, Food Station yang merupakan perusahaan BUMD DKI
Jakarta menyampaikan, harga kulak beras kini sudah tinggi. Direktur
Utama Food Station Arief Prasetyo Adi mengatakan, dalam seminggu ini
Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) membutuhkan pasokan 6 ribu ton
beras. Stok dikatakan aman jika minimal mencapai 30 ribu ton. Stok
saat ini memang masih 51 ribu ton. “Namun, harga perolehannya sudah
tinggi,” paparnya.

Dia menerangkan, berdasar Inpres 5/2015, gabah yang dibeli Bulog
seharga Rp 3.700 harus kembali di-review. Saat ini harga gabah sudah
di atas Rp 5.000. Sangat sulit bagi pelaku usaha menjual beras medium
dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 9.450. “Kita perlukan Bulog
untuk intervensi,” terangnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan beras pada akhir tahun,
dilakukan operasi pasar beras medium Food Station dengan Bulog di
PIBC. “Operasi pasar sangat diperlukan sampai Februari atau Maret
2019,” terangnya. Menurut dia, peningkatan kebutuhan beras akhir
tahun tidak akan signifikan. Yang diperlukan adalah menjaga
availability stock dan range harga.

(nis/c10/oni)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global