Rabu, 19 Agustus 2026

DPR Sulteng Terbitkan 6 Putusan DOB Sultim

FOTO BERSAMA – Foto bersama Ketua DPRD Sulteng Aminuddin Ponulele, Staf Ahli Kantor Gubernur Hidayat Lamakarate serta Ketua Pokja Percepatan Pemekaran DOB Sultim Asrin Asrin Hasim dan sejumlah mahasiswa asal wilayah Sultim usai paripurna DPRD Sulteng, Rabu 31 Agustus 2016. (HAMDI ANWAR)

PALU,PE – Rapat paripurna DPRD Sulteng menyetujui hasil klarifikasi  panitia  khusus (Pansus) terhadap kelengapan administrasi pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Sulawesi Timur (Sultim), Rabu 31 Agustus 2016. Selanjutnya Ketua DPRD Sulteng, Aminudin Ponulele dalam rapat paripurna yang juga dihadiri langsung Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menerbitkan enam keputusan DPRD terkait DOB Sultim.

Menurutnya, berdasarkan hasil rapat Pansus yang digelar marathon sejak tanggal 12 Agustus 2016 telah menyatakan bahwa segala syarat administrasi, teknis dan fisik DOB Sultim sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Keputusan DPRD Sulteng tersebut ungkap Aminudin merupakan tindaklanjut atas surat permohonan Gubernur Sulteng tanggal 23 September 2015 tentang persetujuan DPRD atas pemekaran SOB Sultim. Enam keputusan itu antara lain menyatakan dan menyetujui pelepasan enam kabupaten cakupan DOB Sultim yakni Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Morowali, Morowali Utara dan Tojo Una-Una.

Kemudian nama calon DOB Sultim,  kedudukan ibukota Sultim di Kabupaten Banggai, hibah penyelenggaraan Pilkada sebesar Rp20miliar, alokasi biaya penyelenggaraan pemerintah Rp20miliar, serta penyerahan aset dan kekayaan daerah berikut personil dan dokumen lain yang menyangkut utang piutang.

Sebelum dibacakan Sekretaris DPRD Sulteng Mu’min, enam keputusan tersebut telah  disepakati oleh seluruh Anggota DPRD yang hadir dalam paripurna.  Anggota DPRD juga sepakat menyerahkan kepada pimpinan untuk menyusun enam rancangan keputusan tersebut. Sementara hasil Kerja Pansus sebelumnya dibacakan anggota Pansus Hasan Patongai Ahmad.

Usai pembacaan keputusan, Aminuddin selanjutnya menyerahkan dokumen putusan kepada Gubernur Sulteng H Longki Djanggola. Menurutnya, enam keputusan DPRD itu akan dipelajari dan dilengkapi lagi oleh Gubernur Sulteng.
“Selanjutnya Gubernur akan menyampaikan putusan DPRD itu kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri untuk dipelajari kemungkinannya,”kata Aminuddin.

Setelah itu, pihak DPRD Sulteng kata Aminuddin kemungkinan masih akan menggelar paripurna terkait DOB Sultim. Namun jadwalnya akan diatur kemudian.

Rapat paripurna tentang putusan DOB Sultim yang digelar pukul 20.30Wita terpantau berjalan lancar dan tertib. Puluhan mahasiswa terlihat memadati balkon ruang utama DPRD Sulteng tempat digelarnya Paripurna. Ketua kelompok kerja (Pokja) percepatan pemekaran DOB Sultim, Asrin Hasim mengapresiasi DPRD Sulteng. Pihaknya berharap, putusan DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulteng dapat secepatnya diajukan kepada Kemendagri untuk pembahasan selanjutnya.

“Semoga semuanya berjalan lancar. Kami berharap secepatnya bisa diajukan ke pemerintah pusat,” demikian Asrin.
Dari Jakarta dilaporkan,  Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan  sikap pemerintah soal moratorium pemekaran wilayah. Pembentukan wilayah baru bisa dilakukan apabila pertumbuhan ekonomi sudah mencapai tujuh pesen.

“Intinya kami efisien dulu sampai mencapai pertumbuhan 7 persen, baru setelah itu kami berpikir apakah masih perlu (pemekaran) atau tidak,” kata Kalla dalam pembukaan Institute Otonomi Daerah, di Hotel Sahid, Jakarta. Pemerintah baru bisa merealisasikan pertumbuhan ekonomi di angka 4,73 persen tahun lalu.

Kalla mengatakan ongkos pemekaran wilayah cukup besar, di sisi lain dampaknya pada peningkatan kesejahteraan rakyat tak terlalu terlihat. Dia menyebutkan, pada zaman sebelum reformasi, anggaran pengeluaran di APBN hanya Rp 200 triliun. Anggaran pembangunan nasional lebih dari 50 persen. Saat ini, APBN mencapai Rp 2 ribu triliun atau naik 10 kali lipat, namun alokasi anggaran kurang dari 20 persen. “Secara persentase rendah walaupun secara nominal kelihatannya tinggi,” kata Kalla.

Menurut Kalla, beban pemerintahan terlalu besar, terutama untuk daerah. Pada 2006, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus, serta dana lain yang ditransfer ke daerah mencapai Rp 220 triliun. Untuk 2016, transfer dana-dana mencapai Rp 770 triliun atau naik Rp 350 triliun. Namun, laju pertumbuhan ekonomi hanya sekitar lima persen.

“Kenapa itu terjadi, anggaran naik tapi pertumbuhan ekonomi tidak selaju kenaikan anggaran?” kata Kalla. Artinya, Kalla melanjutkan, memang dana-dana tersebut banyak digunakan untuk biaya operasional.

Dia bercerita ada daerah yang anggaran produktifnya sampai 80-90 persen, tapi ada yang PAD-nya hanya 5 persen dari APBN. Dana tersebut digunakan untuk membangun kantor baru, rumah jabatan baru, dan mobil baru. “Padahal tujuan pembangunan adalah kesejahteraan rakyat. Rakyat perlu peningkatan pertanian, perlu bibit, perlu pengairan. Pejabat perlu kantor, lalu didahulukan kantornya bukan rakyatnya,” kata Kalla.

Inilah, kata Kalla, yang membuat pemerintah memutuskan dua hal, yaitu moratorium PNS baru dan moratorium pemekaran wilayah. Dia mengingatkan keinginan pemekaran wilayah jangan dilakukan hanya karena kalah dalam pemilihan kepala daerah.

Ada juga usulan pemekaran wilayah disarai gubernur yang meneken karena alasan takut didemo. “Jadi semua sampah dibawa ke pusat. Di daerah sudah ditandatangani, padahal (gubernur) tidak mau, hanya terpaksa saja,” kata Kalla.

Karena itu, pemerintah tegas menyatakan tidak ada pemekaran sejak awal. “Daripada ada korban, maka kami umumkan saja sekalian sekarang, tidak ada pemekaran. Jadi silakan demo, tapi intinya tidak ada pemekaran. Itu saja,” kata Kalla.

Efektivitas pemekaran, Kalla mengatakan, sebetulnya desa sekarang sudah menjadi semi otonomi dengan pemberian dana desa. “Jadi apalagi? Sudah sentralnya di desa,” kata dia.

Kementerian Dalam Negeri mencatat selama periode 2009-2014, masih ada 87 usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang belum diproses di DPR. Namun kemudian masuk lagi usulan DOB sebanyak 199. Namun belakangan, pemerintah menegaskan sikap untuk malakukan moratorium pemekaran wilayah atau DOB.  (mdi/jpnn)

Mekanisme Pembayaran Paylines Pada Mahjong Ways Diperkenalkan Agar Pemain Tahu Potensi Menang
Strategi Bertahan Dalam Mahjong Ways Saat Tren Kekalahan Diatur Melalui Panduan Terlengkap
Tabel Pembayaran Mahjong Ways Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Menentukan Besaran Taruhan
Sistem Acak RNG Pada Mahjong Ways Memiliki Fakta Penting Yang Wajib Dipahami Pemain
Transformasi Simbol Emas Menjadi Wild Dalam Mahjong Ways Dimaksimalkan Untuk Meraih Kemenangan
Teknologi Yang Semakin Adaptif Dan Terintegrasi Membantu Kasino Online Mengikuti Perkembangan Zaman
Pengembalian Kasino Online Dibandingkan Melalui Sinkronisasi Akurat Dengan Mekanisme Digital Dan Analisis Modern
Transformasi Kasino Online Diidentifikasi Riset Informatika Untuk Menjelaskan Pergeseran Ekosistem Digital
Dinamika Sistem Kasino Online Terungkap Melalui Deteksi Anomali Algoritmik Dengan Data Komprehensif
Era Baru Kasino Online Dimasuki Seiring Meningkatnya Konektivitas Dan Inovasi Teknologi
Pemodelan Terukur Menerangkan Dinamika Probabilistik Kasino Online dalam Menghasilkan Pola Virtual Mutakhir
Pengalaman Interaktif Kasino Online Berkembang Berkat Pemrosesan Data yang Cerdas
Perkembangan Teknologi Interaktif Mendorong Kasino Online Memasuki Generasi Platform yang Lebih Modern
Kasino Online dari Platform Digital Menuju Ekosistem Interaktif yang Semakin Menarik Perhatian Publik
Kecerdasan Adaptif Kasino Online Mendorong Transformasi Industri Permainan Digital Modern
Dokumentasi Kasino Menjadi Fondasi Penting dalam Menjaga Jejak Keamanan Kepatuhan dan Transparansi Sistem
Peta Kerapatan Probabilitas NextSpin Membantu Menghubungkan Indeks Gates of Olympus dengan Pendekatan Sains
Pengelolaan Dokumentasi Kasino Membantu Memperkuat Keamanan Sistem dan Memastikan Kepatuhan Infrastruktur Secara Lebih Terstruktur
Analisis RTP Membantu Memahami Mengapa Jam Main Tidak Selalu Menunjukkan Pola Hasil Permainan yang Sama
Desain Kalkulatif Probabilitas Sweet Bonanza Candyland Membuka Arah Baru dalam Pengolahan Data PGSoft Berbasis Komputasi
Fenomena Mahjong Ways
Free Spins Mahjong Ways
Paytable Mahjong Ways
Cara Mahjong Ways 2
Mahjong Ways
Mahjong Ways 2 Kasino Online
Perspektif Baru Mengubah Cara Memahami Perjalanan Kasino Digital Dihadirkan Ruang Interaktif
Strategi Kasino Online Tetap Menarik Di Tengah Persaingan Ketat Hiburan Online Dikupas Media Digital
Arah Baru Di Dunia Taruhan Dibawa Ketika Teknologi AI Mengubah Permainan Bakarat Kasino Online
Narasi Baru Dalam Evolusi Permainan Baccarat Di Indonesia Dibawa Oleh Fenomena Teknologi
Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Berubah Saat Baris Tambahan Pada Studi Kasus Mahjong Ways
Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Sering Disalahartikan Sebagai Penanda Hasil Putaran Berikutnya
Tampilan Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dibandingkan Dalam Menyajikan Informasi Fitur Pada Layar Seluler Modern
Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Hingga Menjadi Bagian Industri Game Digital Modern Direkapitulasi
Fungsi Scatter Mahjong Ways Dikenali Tanpa Mencampurkannya Dengan Peran Wild Dalam Susunan Kemenangan
Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital Diungkap Melalui Penyelaman
Perjalanan Mahjong Ways 2 Menghadapi Perubahan Tren Di Industri Hiburan Digital Diungkap Media Gaming
Catatan Perubahan Platform Interaktif Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain Menampilkan Baccarat
Wacana Kasino Online Jadi Sorotan Baru Masyarakat Akibat Pergeseran Media Modern
Bakarat Digital Jadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern Dibawa Oleh Perubahan Gaya Platform
Pengambilan Keputusan Secara Real-Time Dioptimalkan Kasino Online Berbasis Data Adaptif
Konsistensi Kinerja Di Berbagai Situasi Terjaga Melalui Infrastruktur Digital Adaptif
Peluang Baru Untuk Peningkatan Produktivitas Terbuka Lewat Pengelolaan Kasino Online Berbasis Infrastruktur
Melihat Perkembangan Teknologi Lewat Narasi yang Mengiringi Kasino Online di Indonesia
Stabilitas Sistem Pada Lingkungan Kasino Yang Dinamis Didukung Oleh Otomasi Digital Terintegrasi
Laporan Media Terbaru Ungkap Perjalanan Mahjong Ways dan Dampaknya pada Komunitas Indonesia
Catatan Media Mengulas Perjalanan Baccarat di Tengah Transformasi Teknologi Global
Strategi Pengelolaan Kasino Digital Dioptimalkan Berkat Sistem Analitik Modern
Transformasi Kasino Online Menghadirkan Interaksi Digital Baru di Era Teknologi
Saat Platform Baccarat Makin Interaktif Memicu Perubahan Cara Pembahasan di Dunia Maya
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini