Minggu, 30 Agustus 2026

Inflasi Kota Palu Lampaui Target BI

PALU EKSPRES, PALU– Memasuki bulan Desember 2018 ini, target inflasi kota Palu sebagaimana ditetapkan Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng pada akhir tahun 2018 sebesar 5 plus minus 1, sudah terlampaui.

Laju inflasi tahun kalender bulan November 2018 sebagaiman dirilis BPS Sulteng pada Senin (3/12/2018), sebesar 5,29 persen atau melampaui sekitar 0,19 persen. BPS Sulteng juga mencatat angka inflasi year on year (November 2018 terhadap November 2017) tercatat sebesar 7,27 persen.

Namun menurut Kepala BPS Sulteng Ir Faisal Anwar, angka inflasi yang sudah melampaui target Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng bersama BI Sulteng pada akhir tahun 2018 sebesar 5 plus minus 1, sangat dimaklumi karena daerah ini baru saja tertimpa bencana gempa bumi.
Padahal jika kondisi normal, untuk periode November bisanya terjadi deflasi. “Bulan Oktober dan November biasanya terjadi deflasi, tapi ini malah sebaliknya. Semoga pemerintah daerah bisa menekan inflasi pada bulan Desember tahun ini sehingga laju inflasi tidak terlalu jauh melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumnya,” harap Faisal.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Distribusi, G.A. Nasser, SE, MM menyebutkan, selama November 2018, Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,83 persen yang dipengaruhi oleh naiknya indeks harga pada beberapa kelompok pengeluaran. Di antaranya, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 2,33 persen; kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,49 persen; sandang 0,49 persen, dan makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,37 persen. Selanjutnya, kelompok pengeluaran kesehatan 0,26 persen dan pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,03 persen.
“Sedangkan penurunan indeks harga terjadi pada kelompok bahan makanan 0,47 persen,” kata Nasser. Pada bulan yang sama lanjutnya, inflasi year on year Kota Palu mencapai 7,27 persen. Kenaikan indeks year on year tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 11,25 persen.
Dijelaskan Nasser, bahwa inflasi Kota Palu sebesar 0,83 persen berasal dari andil kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,532 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,257 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,035 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,014 persen, kelompok sandang sebesar 0,006 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,002 persen. Sementara kelompok pengeluaran bahan makanan memberikan andil negatif terhadap inflasi sebesar 0,014 persen.

Beberapa komoditas utama yang memiliki andil terhadap inflasi antara lain tarif angkutan udara 0,26 persen, tukang bukan mandor 0,24 persen, ikan mujair 0,12 persen, besi beton 0,10 persen, seng 0,08 persen, ayam hidup 0,06 persen, ikan teri 0,06 persen, kangkung 0,05 persen, bayam 0,04 persen dan semen 0,04 persen.
Sedangkan beberapa komoditas yang memiliki andil negatif terhadap inflasi antara lain ikan ekor kuning 0,23 persen, ikan bandeng 0,13 persen, ikan kembung 0,12 persen, serta ikan cakalang 0,06 persen.

(fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam