Jumat, 30 Oktober 2026
Palu  

Ratusan Desa di Sulteng Warganya Gunakan Kayu Bakar

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenagh masih diperhadapkan dengan pekerjaan rumah (PR) yang besar untuk merealisasikan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian Gas Tabung 3Kg.

Pasalnya, masih terdapat ratusan desa di provinsi ini yang warganya menggunakan kayu bakar sebagai jenis bahan bakar untuk memasak.

Hal itu diperoleh dari data yang dirilis BPS Sulteng pada Senin (17/12/2018). Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng mengatakan, sebanyak 775 desa/keluarahan dari 2.020 desa/keluarahan yang ada di Sulteng, sebagian besar warganya masih menggunakan kayu bakar sebagai jenis bahan bakar utama untuk memasak.

Namun untuk detail daerah mana saja yang warganya masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar utama untuk memasak, tidak dicantumkan oleh BPS Sulteng.

Wahyu Yulianto mewakili Kepala BPS Sulteng, Faisal Anwar pada press realis BPS hanya menyebutkan secara umum mengenai jumlah desa/keluarahan di Sulteng yang sebagian besar warganya masih menggunakan kayu bakar. Rinciannya, 1.067 desa/kelurahan yang warganya sudah menggunakan LPG 3kg sebagai bahan bakar utama untuk memasak. Sebanyak 98 desa/kelurahan yang warganya ada menggunakan LPG lebih dari 3kg, serta 775 desa/keluarahan yang warganya masih menggunakan kayu bakar.

Wahyu menjelaskan, penggunaan LPG sebagai bahak bakar untuk memasak oleh mayoritas warga pada suatu desa, sudah melebihi separuh dari jumlah desa/kelurahan yang ada di Sulteng. Data yang diperoleh BPS berdasarkan wawancara langsung ke warga di setiap desa/kelurahan, 53 persen desa/kelurahan mayoritas warganya sudah menggunakan LPG 3Kg sebagai bahan bakar untuk memasak.

Banyaknya warga di desa/kelurahan menggunakan LPG sebagai bahan bakar untuk memasak karena akses untuk memperoleh LPG lebih mudah. “Desa yang ada agen LPG meningkat sangat pesat, mencapai 557 persen dari tahun 2014,” kata Wahyu.

Wahyu pada kesempatan tersebut juga memaparkan tingkat kemudahan warga di desa/keluarahan untuk mengakses informasi melalui jaringan telepon selular.

Menurutnya, 1.812 desa atau 90 persen dari total desa/kelurahan se- Sulteng, telah dapat dijangkau dengan sinyal telepon seluler di sebagian besar wilayah. Jumlah tersebut, sudah termasuk di dalamnya 638 desa/kelurahan yang jangkauan sinyalnya lemah.
“Masih ada 208 desa yang sama sekali belum dijangkau sinyal telepon seluler,” ujar Wahyu.

Sementara itu tambahnya, 1.758 desa/kelurahan telah dapat dijangkau sinyal internet di sebagian besar wilayah desa.

Data Jumlah Desa/Kelurahan menurut Jenis Bahan Bakar, 2018

Jenis Bahan Bakar Untuk Memasak          Jumlah Desa/Kelurahan

LPG 3 kg                                                            1.067
Kayu bakar                                                           775
LPG lebih dari 3 kg                                               98

Sumber BPS Sulteng

Jangkauan Sinyal Telepon                        Jumlah Desa/Kelurahan

Sangat kuat                                                           307
Kuat                                                                        871
Lemah                                                                    634
Tidak ada sinyal                                                   208

Sumber BPS Sulteng

(fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam