Sabtu, 29 Agustus 2026

Tahun Ini 80 Pekerja Media Tewas, 348 Dipenjara

PALU EKSPRES – Sebanyak 80 pekerja media terbunuh tahun 2018, kata organisasi Reporter Sans Frontieres (RSF). Kebencian terhadap wartawan dan pekerja media juga dipicu oleh para pemimpin politik. Sebanyak 80 orang pekerja media tewas saat bertugas di seluruh dunia pada tahun 2018.

“Sementara 348 pekerja media dipenjara dan 60 lainnya disandera”, ungkap organisasi Reporter Sans Frontieres (RSF) dalam laporan tahunannya yang dirilis Selasa (18/12/2018) di Paris.

“Kekerasan terhadap jurnalis tahun ini telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan situasinya sekarang sudah kritis,” kata Sekretaris Jenderal RSF Christophe Deloire.

Selanjutnya Deloire mengatakan: “Kebencian terhadap para wartawan kadang-kadang secara terbuka dideklarasikan oleh politisi, pemimpin agama dan pengusaha yang tidak bermoral.”.

RSF dalam laporannya menegaskan bahwa “ekspresi kebencian (terhadap wartawan) melegitimasi kekerasan, sehingga merongrong kebebasan jurnalisme dan demokrasi itu sendiri.”

Jumlah yang tewas itu belum termasuk kasus kematian 10 pekerja media yang menurut RSF masih diselidiki.

“Kasus pembunuhan, pemenjaraan, penyanderaan, dan penghilangan paksa semuanya meningkat,” kata Christophe Deloire menambahkan.

Jadi target pembunuhan

Para pekerja media yang tewas antara lain 63 jurnalis profesional, 13 jurnalis warga dan empat pembantu media. Sebanyak 31 orang tewas ketika menjalankan tugasnya, sedangkan 49 jadi sasaran pembunuhan terarah.

Salah satu kasus terbaru yang mendapat sorotan luas adalah pembunuhan kontributor The Washington Post, Jamal Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul, dan wartawan Slovakia Jan Kuciak serta pasangannya.

Pembunuhan Khashoggi bulan Oktober lalu menunjukkan bagaimana “beberapa orang siap membungkam wartawan yang dianggap merepotkan,” kata RSF.

Afghanistan adalah negara paling berbahaya bagi wartawan pada tahun 2018, dengan 15 pekerja media tewas. Diikuti oleh Suriah dengan 11 kasus kematian jurnalis dan Meksiko dengan sembilan kasus kematian jurnalis.

Kebencian diperkuat oleh media sosial

Christophe Deloire mengatakan, kebencian yang digerakkan dan disebarkan terhadap jurnalis “diperkuat oleh jaringan media sosial, yang memberi kontribusi dan memikul tanggung jawab besar dalam hal ini.”

Cina masih menjadi negara dengan paling banyak kasus penahanan pekerja media, yakni 60 orang berada dalam tahanan, 46 di antaranya adalah blogger. Beberapa orang ditahan “dalam kondisi tidak manusiawi, hanya karena sebuah posting di jejaring sosial.”

Laporan RSF juga mengecam “rezim despotik Turki “di mana wartawan didakwa dengan pasal terorisme atas dasar satu kata atau kontak telepon.” Mesir dan Iran juga masuk daftar hitam dengan 38 dan 28 wartawan yang dipenjara.

RSF juga mengritik Mesir karena kerancuan sistem peradilan militernya. Sebanyak 30 wartawan saat ini masih ditahan dan belum diadili, sedangkan yang lainnya masih tetap ditahan bahkan setelah pengadilan memerintahkan pembebasan mereka.

“Pembunuhan, pemenjaraan, penyanderaan, dan penghilangan paksa semuanya meningkat. Jurnalis belum pernah mengalami kekerasan dan perlakuan kasar seperti pada tahun 2018,” tandas Sekjen RSF Christophe Deloire.

hp/as (afp, rtr, dpa, ap)

 

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global