Jumat, 18 September 2026
Palu  

Kawasan Pertanian Perlu Berbasis Mitigasi

Nur Sangaji

 

 

PALU EKSPRES, PALU – Bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) yang terjadi pada bulan September lalu, dinilai turut berpengaruh langsung terhadap lahan pertanian masyarakat. Utamanya bencana likuefaksi di beberapa daerah, yang menurut akademisi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako (Untad), Dr. Muhd. Nur Sangadji, secara langsung menyentuh dan menyebabkan kerusakan lahan pertanian.

“Bencana kemarin secara langsung menyentuh lahan pertanian, seperti kejadian likuefaksi di Petobo dan Jono Oge, itu kan menjadi penyebab langsung lahan pertanian menjadi berkurang,” kata Nur Sangadji, kepada Palu Ekspres, Selasa 18 Desember 2018.
Ia menekankan, pemerintah saat ini dapat mulai mengevaluasi kembali terkait ketersediaan lahan serta ketersediaan air, untuk melakukan perbaikan di sektor pertanian yang terdampak bencana. Selanjutnya, pemerintah perlu mengkaji dan menginventarisasi berapa luasan lahan yang tidak bisa lagi berproduksi.
“Menurut saya inventarisasi itu menjadi penting, untuk memilah-milah kawasan itu untuk ditentukan kelasnya, ada yang bisa dikembangkan dan ada yang harus misalnya berubah menjadi kawasan konservasi. Konservasi itu artinya ada sistem pertanian yang bisa digerakkan bersama-sama,” ujarnya.
Upaya konservasi tersebut, lanjut Nur Sangadji, misalnya dengan menerapkan sistem agroforestry (wanatani) yakni pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan tanaman pertanian, atau sistem agrosilvopastura yaitu penggabungan sistem pengelolaan lahan dengan memadukan pertanian, kehutanan dan peternakan.
“Itu menjadi model yang bisa dipakai, tapi itu perlu duduk bersama-sama antara pemerintah daerah dengan ahlinya untuk melihat secara bersama sisi itu,” imbuhnya. Menurutnya lagi, dengan adanya kejadian bencana alam yang terjadi di Pasigala, menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk meletakkan kelas-kelas lahan pertanian. Terkait hal ini, disebutkannya pemerintah memiliki sejumlah instrumen yang mendukung, seperti melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atau dengan skala lebih kecil melalui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
“Instrumen yang lebih kecil lagi tentang kelas kemampuan lahan, untuk melihat kelas-kelas mana yang bisa dikembangkan dengan pertanian dengan pola apa,” imbuhnya lagi. Selain itu, pemerintah saat ini juga dinilai harus segera dan cepat melakukan inventarisasi dan meletakkan kawasan-kawasan pertanian potensial berbasis kepada risiko bencana. Karena perencanaan dalam konteks yang lebih besar, seharusnya mampu menjawab dua hal, yakni dapat merespons kebutuhan masyarakat serta sensitif terhadap bencana dan konflik.
“Sehingga kalau begitu diterjemahkan sampai di level paling mikro misalnya, maka merencanakan pertanian harus juga sudah dipikirkan tentang mitigasi kebencanaan,” pungkasnya.

(abr/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam