Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pengedar Sabu Diringkus di Pengungsian Petobo

PALU EKSPRES, PALU – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Palu berhasil mengungkap dan menangkap kelompok pengedar shabu, yang berada di salah satu lokasi pengungsian Petobo. Hasil pengungkapan tersebut dirilis oleh Kepala BNNK Palu, AKBP Abire Nusu, di kantor BNNK Palu, Jumat 11 Januari 2019.

Abire menuturkan, pada Senin 7 Januari 2019 tim berantas BNNK Palu yang mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika, langsung bergerak melakukan pengamatan dan penggerebekan ke salah satu lokasi pengungsian penyintas bencana alam di Petobo, tepatnya di jalan Kebun Sari Kelurahan Petobo, Palu Selatan.

Dari penggerebekan tersebut diamankan tiga orang tersangka di salah satu tenda penyintas, yakni R (laki-laki, 30 tahun), E alias VR (perempuan, 28), dan AW alias W (laki-laki, 21). Dari tersangka R dan E, tim menemukan beberapa barang bukti di antaranya 9 paket plastik bening berisi shabu dengan berat 5,70 gram, 5 buah alat isap shabu (bong), 13 korek api gas, 3 pak plastik pembungkus shabu yang kosong, 2 timbangan digital, 2 jarum sumbu, dan 2 kaca pireks.

Sedangkan hasil penggeledahan di tas samping milik tersangka AW alias W, tim BNNK Palu menemukan beberapa barang bukti lain, di antaranya 23 paket plastik bening berisi shabu dengan berat 4,05 gram, 1 bungkus plastik bening yang diduga berisi daun ganja kering dengan berat 1,30 gram, dan uang tunai Rp 500.000.
“Jadi yang R ini berperan selaku bandar, E alias VR berperan membantu dan mengatur keuangan hasil penjualan shabu. Sedangkan AW alias W membantu melayani pembeli, menerima dan menyerahkan barang ke pelanggan. Ketiganya ditangkap ketika sedang menunggu pelanggan,” jelas Abire kepada wartawan.

Abire melanjutkan, hasil interogasi tim dari BNNK Palu didapatkan informasi bahwa ketiga tersangka tersebut mengaku mendapatkan narkoba dari salah seorang bandar berinisial HR alias U, salah seorang narapidana di Lapas Petobo yang kabur pada saat bencana 28 September 2018 lalu.
“Modusnya adalah tersangka dengan bandar melakukan komunikasi melalui telepon, lalu barangnya diletakkan di alamat atau lokasi yang sudah ditentukan. Tersangka ini melakukan transfer dananya melalui ATM,” ujar Abire.

Ketiga tersangka disangkakan dengan pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1), pasal 111 ayat (1) jopasal 132 ayat (1) huruf a, sub pasal 127 ayat (1) huruf a UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital