Sabtu, 8 Agustus 2026

Nasabah Tuding Bank Danamon Jaminkan Agunan

TOLITOLI, PE – Bank Danamon Unit Tolitoli dituding telah menjaminkan sertifikat yang dijadikan agunan untuk mendapatkan kredit. Pasalnya meski nasabah telah melunasi kreditnya, namun sertifikat milik nasabah tak juga dikembalikan oleh pihak Danamon. Alasannya, berbelit-belit dan tidak jelas.

”Saya curiga, sertifikat saya ini, dijadikan lagi sebagai jaminan di bank lain, modus seperti ini kan sering terjadi, maka sampai sekarang bank Danamon tidak bisa mengembalikan sertifikat saya, meskipun semua kewajiban telah saya selesaikan,” ungkap Yana kepada Palu Ekspres belum lama ini.

Kepala Unit Bank Danamon Tolitoli Lani Pangalila dikonfirmasi mengenai hal tersebut di kantornya, menolak untuk memberikan penjelasan. Menurut Lani, jika ingin meminta penjelasan, harus melalui surat tertulis.

”Saya tidak bersedia memberikan penjelasan, silakan melayangkan surat tertulis, baru kami akan menjawab,” jelas Lani.

Yana mengatakan, awalnya saat mengurus pengambilan sertifikat tersebut, Kepala Unit Bank Danamon Tolitoli, Lani Pangalila mengaku akan segera mengembalikan sertifikat tersebut. Menurut Yana sudah hampir dua minggu belakangan ia mengurus proses pengambilan sertifikat miliknya. Namun pihak Danamon belum mengembalikan sertifikat tersebut dengan berbagai alasan teknis.

”Alasannya harus dikoordinasikan dulu dengan kantor pusat, kemudian staf yang menangani masalah ini sedang masuk rumah sakit. Terakhir saya diberikan alasan kalau yang pegang sertifikat asli tersebut sudah cuti sejak beberapa hari lalu,” katanya.

Atas dasar itulah Yana meduga, sertifikat miliknya tersebut telah disalahgunakan oleh oknum di Bank Danamon untuk kepentingan tertentu.

Kecurigaannya itu makin bertambah, meski hanya untuk melihat wujud asli sertifikat tetap tidak diperkenankan. Pada tiga tahun silam ia bermohon kredit usaha senilai Rp15 juta dengan cicilan Rp700.000 per bulan. Ia memberikan sertifikat rumah miliknya sebagai agunan.

Setelah melunasi kreditnya, sertifikat rumah miliknya belum bisa dikembalikan oleh Bank Danamon. (mg6)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital