Senin, 10 Agustus 2026

Ratusan Santri Sulteng Canangkan Budaya Menulis Mushaf

TULIS MUSHAF – Para Santri yang berasal dari berbagai Ponpes di Sulteng, saat menulis mushaf Al-Quran, di aula Kanwil Kemenag Sulteng, Rabu 12 Oktober 2016 kemarin. (IMAM/PE)

PALU, PE – Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia merupakan salah satu negara, yang dikenal banyak melahirkan pembaca-pembaca Al-Quran terbaik di dunia. Untuk lebih mendekatkan Al-Quran, serta menjadikan Al-Quran sebagai panduan utama bagi masyarakat, khususnya yang beragama Islam, selain budaya membaca, dibutuhkan pula budaya menulis Al-Quran.

Hal ini menjadi inti semangat, digalakkannya pencanangan budaya penulisan mushaf Al-Quran, oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, melalui kegiatan penulisan mushaf Al-Quran secara massal oleh ribuan santri di seluruh Indonesia, Rabu 12 Oktober 2016 kemarin. “Kegiatan ini, mendorong budaya penulisan Al-Quran, sehingga Al-Quran itu bukan hanya bagus ketika kita lafalkan (ucapkan), tetapi juga ketika kita menulisnya, ini juga menjadi bagian dari kita menjaga Al-Quran itu,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulteng, Abdullah Latopada, pada kegiatan penulisan mushaf massal, di aula Kanwil Kemenag Sulteng, Rabu 12 Oktober 2016.

Kegiatan menulis mushaf secara massal di Kanwil Kemenag Sulteng, melibatkan 604 orang santri, yang berasal dari 10 Pondok Pesantren (Ponpes) di Sulteng. Yaitu, Ponpes Jabal Nur Kabupaten Sigi, Ponpes Putri Alkhairaat Palu, Ponpes Nurul Falah Palu, Ponpes Putra Alkhairaat Palu, Ponpes Manbaush Sholichin Palu, Ponpes Hidayatullah Palu, Ponpes Raudhatul Mustafa Lil Khairaat Palu, Ponpes Al-Istiqamah Ngatabaru Sigi, Ponpes Madinatul Ilmi Dolo Sigi, dan Ponpes Nahdlatul Khairaat Kabupaten Donggala.

Masing-masing santri diberikan bagian untuk menulis dua halaman mushaf Al-Quran. Kegiatan penulisan mushaf ini, merupakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Santri Nasional, yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober. “Pondok Pesantren, sebagai institusi pendidikan tertua di Indonesia, memiliki andil yang sangat besar terhadap pencapaian kemerdekaan Indonesia. Perjuangan para santri dalam memerdekakan Indonesia tidak boleh dipandang remeh,” ujar Abdullah.

Kegiatan yang dilaksanakan serentak di Kantor-kantor Wilayah Kemenag seluruh Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah, diluncurkan dan dipantau langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin melalui video conference.  “Hari Santri Nasional merupakan bentuk pengakuan pemerintah, terhadap peran santri dalam perjuangan kemerdekaan, serta mengisi dan melanjutkan pembangunan bangsa. Kami tentu berharap, agar para santri terus menjaga komitmen tersebut,” kata Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin, dalam sambutannya melalui video conference.

Lukman mengungkapkan, mushaf-mushaf yang ditulis oleh para santri di seluruh Indonesia Rabu kemarin, akan dinamakan “Mushaf Santri”. Selain itu, melalui kegiatan pencanangan budaya menulis Al-Quran, ke depannya Indonesia akan dikenal sebagai negara yang tidak hanya memiliki banyak pembaca Al-Quran, tetapi juga memiliki banyak penulis Al-Quran. (mg01)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization