Sabtu, 8 Agustus 2026

Garuda Indonesia Tutup Salah Satu Rute Penerbangan

PALU EKSPRES, NIAS – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menutup rute penerbangan maupun sebaliknya. Penutupan rute tersebut terhitung sejak Jumat (25/1/2019).

Namun begitu, masyarakat Nias tak perlu khawatir. Pasalnya, maskapai Citilink yang masih anak perusahaan Garuda Indonesia, akan menggantikannya.

Station and Service Manager PT Garuda Indonesia perwakilan Nias, Mestika Irma Pangaribuan menjelaskan, penutupan rute ini merupakan kebijakan manajemen PT Garuda Indonesia.

“Ya benar, rute Nias–Kualanamu dihentikan. Tadi (kemarin) pesawat terakhir jam 08.30 WIB,” kata Irma kepada Sumut Pos di Bandar Udara Binaka, Jumat (25/1/2019).

Irma membeberkan, semua penerbangan Garuda yang selama ini dilayani pesawat jenis ATR operasional, selanjutnya akan diberikan kepada Citilink. “Sesuai keputusan manajemen, rute Nias–Kualanamu akan digantikan Citilink dan efektif mulai 31 Januari 2019,” ungkapnya.

Menurutnya, maskapai Citilink rute Nias-Kualanamu direncanakan terbang pulang-pergi (PP) 3 kali dalam satu hari. Namun untuk tahap awal, Citilink terbang hanya satu kali sehari. “Untuk sementara waktu satu kali sehari, nanti kedepannya akan ditingkatkan menjadi tiga kali dalam sehari. Mengenai harga tiket kemungkinan akan lebih murah,” kata Irma.

Ia menepis adanya anggapan kalau penutupan rute Nias–Kualanamu oleh Garuda karena sepinya penumpang. Menurutnya, selama ini Garuda rute Kualanamu–Nias terbang dua kali sehari dan seluruh seat penuh. Sedangkan mengenai bagasi penumpang pada maskapai Citilink, dia belum bisa memastikan apakah masih digratiskan atau akan berbayar. “Kalau penumpang kita selama ini selalu full, ini hanya karena kebijakan manajemen yang mengganti rute penerbangan Garuda ini ke maskapai Citilink.

Sedangkan rute penerbangan langsung Jakarta–Nias tetap dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dengan volume penerbangan tiga kali seminggu yakni Selasa, Kamis dan Sabtu. “Memang sampai saat ini belum ada rencana penambahan volume penerbangan, untuk seat selalu ada peningkatan dibandingkan sejak pertama kali terbang”, terang Irma.
Terpisah Kabag Humas Pemko Gunungsitoli Viktor Gea kepada Sumut Pos mengaku belum mengetahui berhentinya maskapai Garuda melayani rute Nias–Kualanamu. Dia menyayangkan penutupan rute tersebut, namun dia tetap berharap maskapai Citilink yang akan menggantikan maskapai Garuda dapat segera direalisasikan dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang.

“Jalur penerbangan Nias–Kualanamu merupakan jalur yang strategis. Apalagi ke depan banyak event yang dilaksanakan di Kepulauan Nias, terutama di Kota Gunungsitoli. Sudah tentu banyak masyarakat yang akan menggunakan jasa penerbangan. Kita berharap maskapai Citilink sebagai pengganti Garuda segera beroperasi dan tentu masyarakat sangat mendambakan harga tiket jauh lebih murah dimana saat ini mencapai lebih satu juta rupiah,” harap Viktor.
(mag-5/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital