Selasa, 11 Agustus 2026

Walikota – Wawali Boyongan ke Swedia

FOTO DULU – Walikota Palu Hidayat (kanan) dan Wawali Sigit Purnomo (tengah) beserta koleganya dari Swedia berfoto bersama di Boras – Swedia. (DOK PRIBADI A.SUTIADI)

Irwan Waris: Tidak Elok Dari Sisi Etika Pemerintahan
PALU,PE – Sudah sepekan lamanya  sejak Selasa 14 Oktober Walikota dan Wakil Walikota Palu tidak berada di tempat. Keduanya berangkat ke Negara Skandinavia itu  untuk membicarakan sejumlah hal.Dalam rombongan, walikota dan wakil juga memboyong serta Asisten II Bidang Ekonomi, Ansar Sutiadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, M Sadly Lesnusa serta seorang pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Randy Lamadjido sebagai guide dalam perjalanan tersebut.

Terkait dengan kepergian kedua pucuk pimpinan Kota Palu ini, pengamat kebijakan pemerintahan, Irwan Waris berpendapat, meski tidak ada regulasi yang mengatur, namun dalam pandangan etika dan administrasi pemerintahan sebetulnya kedua pimpinan tidak perlu berangkat bersamaan.“Tidak elok rasanya jika kita pandang dari sisi etika dan administrasi jika kedua pimpinan harus meninggalkan urusan pemerintahaan secara bersamaan,” nilai Irwan Waris.

Pasalnya kata Irwan, dinamika urusan pemerintahan yang berjalan setiap harinya terkadang tidak bisa di take over kepada pejabat pada level bawah. Setiap hari menurutnya ada urusan pemerintahan yang bersifat strategis dan hanya bisa dilakukan oleh walikota.“Apalagi itu jika menyangkut urusan pemerintahan yang bersifat strategis dan pengambilan keputusan. Biasanya pejabat level bawah itu tidak berani mengambil keputusan yang menyebabkan mandegnya proses pemerintahan itu sendiri,” katanya.

Dalam pandangan etika pula, sebenarnya walikota harus selalu berada ditempat. Jikapun ada urusan pemerintahan yang bersifat urgen, sebaiknya diwakilkan saja kepada wakil. “Saya kira janganlah seperti itu. Apakah tidak sebaiknya secara bergtantian saja jika ada urusan keluar daerah seperti itu,” hemat Irwan Waris.

Terpisah, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Palu, Aspah menjelaskan, keberangkatan Walikota dan Wakil Walikota untuk menghadiri undangan resmi Pemerintah Kota Boras Swedia. Dalam agendanya, undangan itu untuk membahas sejumlah hal terkait rencana kerjasama dan pemberian bantuan untuk pengembangan kawasan hutan kota yang terletak di Kelurahan Talise.

“Kota Palu itu merupakan salahsatu kota yang masuk nominasi secara khusus untuk menjalin kerjasama dan penyaluran bantuan dalam program kota hijau,” kata Aspah dikonfirmasi via telepon.

Menurutnya, biaya keberangkatan Pemkot Palu sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Boras Swedia. Di sana kata Aspah, Walikota Palu akan mempresentasekan segala kesiapan Pemkot Palu untuk menindaklajuti kerjasama tersebut. “Jadi semuanya itu dibiayai oleh Pemerintah Boras. Mulai dari transportasi pulang pergi, akomodasi hotel dan kebutuhan lain-lainnya,” terangnya.

Sebenaranya ungkap Aspah, Pemkot Boras sedianya akan mengundang 12 pejabat terkait untuk menghadiri pertemuan itu. Namun karena kendala teknis, hanya lima di antaranya yang bisa ikut.

“Dalam agenda undangan, Pemkot Boras bahkan memfasilitasi pertemuan ke Berlin Jerman. Karena Jerman merupakan salahsatu negara yang masuk dalam program global tentang kota hijau. Rencananya rombongan akan tiba di Palu pada Rabu 26 Oktober,”demikian Aspah.(mdi)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization