Sabtu, 8 Agustus 2026

Tiap Bulan, Fintech Asetku Salurkan Pendanaan Rp 500 M

PALU EKSPRES, JAKARTA – Perusahaan financial technology (Fintech) Peer to peer lending, Asetku yang berada di bawah naungan PT Pintar Inovasi Digital mengumumkan bahwa pihaknya telah terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Asetku Andrisyah Tauladan mengatakan, jumlah pendanaan yang berhasil disalurkan kepada kreditur sudah lebih dari Rp 200 miliar.

“Asetku menargetkan pada kuartal 2 tahun ini, penyaluran dana kepada Peminjam mencapai Rp 500 miliar tiap bulan,” ujarnya di Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Senin (11/2/2019).

Menurutnya, Fintech turut mendukung peningkatan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Sehingga pihaknya hadir berkontribusi dan mendukung program pemerintah dalam mencapai inklusi keuangan 75 persen pada 2019.

“Setiap pendanaan di Asetku menggunakan fixed return rate, sehingga Pemberi Pinjaman dapat melihat return rate pasti, estimasi jumlah pengembalian beserta besaran return, dan jelas waktu kembalinya” jelas Andri.

Return rate yang ditawarkan di masing-masing tipe pendanaan bervariasi mulai dari 20-24 persen. Tenornya pun beragam dari yang paling singkat 15 hari sampai dengan tenor terlama saat ini yaitu 30 hari.

Menurut Andri, siapapun dapat melakukan pendanaan di Asetku karena minimum dana pokok pendanaan cukup terjangkau.

“Mulai dari 2 juta rupiah, Pemberi Pinjaman sudah bisa mendapatkan return dengan meminjamkan dananya kepada Peminjam Berkualitas” tambahnya.

Selain itu, Andri juga mengatakan, pihaknya menggandeng Akulaku sebagai partner eksklusif penyedia Peminjam berkualitas. Pasalnya, Akulaku memiliki grade sangat baik dengan tenor tertentu yang didanai.

“Penentuan grade ini dilihat dari credit history, frekuensi pinjaman, dan juga ketepatan pembayaran” Tambah Andri.

Namun demikian, kata Andri, pihkanya juga melakukan double checking untuk memastikan kualitas para Peminjam. Guna meminimalisir adanya risiko pendanaan, Asetku juga melakukan diversifikasi atau penyebaran dana secara otomatis yang disesuaikan dengan nominal tiap pendanaan.

“Pemberi Pinjaman tak perlu repot untuk menyebarkan dananya sendiri, karena sistem kami akan membantu menyebarkannya sehingga risiko menjadi lebih kecil,” imbuhnya.

Meskipun denikian, Andri mengatakan, Asetku pemain baru dalam dunia Fintech, sejauh ini jumlah Non-Performing Loan (NPL) perusahaan masih 0,00 persen.

“Pengembalian dana pokok maupun return kepada Pemberi Pinjaman masih diangka 100 persen, artinya belum ada gagal bayar kepada Pemberi Pinjaman,” tandasnya.

(rom/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital