Jumat, 18 September 2026
Palu  

PLN Dinilai Tak Berempati Terhadap Bencana di Palu

PALU EKSPRES,  PALU – Salahsatu kendala proses percepatan relokasi warga dari tenda pengungsian ke hunian sementara (Huntara) adalah pasokan listrik dan air bersih. Beberapa unit Huntara yang telah selesai terpaksa belum bisa ditempati lantaran kendala itu.

Demikian Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman sekaligus Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Iskandar.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai BUMN kata Iskandar harusnya bisa memberi kelonggaran pemasangan meteran listrik di Huntara  tanpa harus terlebih dahulu meminta pembayaran.

Namun yang terjadi, PLN justru melakukan itu. Padahal PLN sendiri adalah BUMN. Artinya kata Iskandar, sebagai BUMN, PLN harusnya berempati atas nama kemanusiaan untuk paling tidak menyambung meteran listrik  tanpa terlebih dahulu meminta pembayaran.

“Itu tetap akan dibayar. Cuma saat ini Pemkot belum punya anggaran. Pemerintah memangnya mau lari kemana”kata Iskandar, Jumat 15 Februari 2019.

Dalam menyediaan pasokan listrik ke Huntara, PLN sebut dia menerapkan aturan dalam situasi normal. Harusnya, dalam masa masa pemulihan bencana seperti saat ini PLN mengesampingkan aturan normal itu.

“Kenapa saya katakan begitu, karena harus bayar dulu baru pasang. Katanya ini sudah menjadi sistem,”ujarnya.

Iskandar lalu mengutarakan pengalaman tentang sikap PLN yang tidak menunjukkan sedikitpun empati pada korban di pengungsian. Sekali waktu pihaknya berinisiatif menarik sambungan listrik dari sebuah tiang penerangan jalan untuk menerangi tenda-tenda pengungsian. Ini kata dia terjadi dua hari setelah bencana di pengungsian sport center Kelurahan Balaroa.

“Dalam situasi darurat kita ambil sambungan untuk di tenda pengungsian. Tapi yang terjadi PLN malah langsung masukkan tagihan senilai Rp57juta. Saat itu Pemkot belum punya anggaran,”tuturnya.

Sejauh ini imbuhnya, sudah ada beberapa kesepakatan penyambungan listrik di Huntara. Akan tetapi  menurut Iskandar, itupun terkendala karena kesiapan material meteran. Sebab satu unit Huntara, PLN mesti menyediakan 12 meteran untuk setiap bilik.

“Kalau setiap bilik satu meteran maka PLN harus menyediakan ratusan meteran sesuai jumlah bilik Huntara yang ada,”ujarnya.

Namun untuk menyiasati kekurangan itu, pihaknya mendorong PLN untuk sementara memasang satu meteran hanya untuk satu unit saja. Namun dengan kapasitas daya yang besar. Sehingga seluruh bikin bisa mendapat pasokan listrik.

“Harus meteran dengan daya yang besar agar seluruh bikin mendapat pasokan listrik,”ujarnya.

Berikutnya masalah pembayaran tagihan listrik penghuni Huntara. Iskandar menjelaskan tagihan itu nantinya akan dibebankan kepada para penyintas yang menghuni Huntara.

“Ini yang terus kita diskusikan. Harapan kita itu disubsidi oleh PLN,”katanya.

Sebab kata Iskandar, PLN sekali lagi adalah BUMN. Untuk urusan kemanusiaan harusnya tagihan itu ditiadakan. Atau paling tidak menjadikan beban tagihan sebagai corporate social responcibility (CSR).
Terlebih dalam situasi kebencanaan.

“Saya tegaskan ya, dari seluruh BUMN disini, cuma PLN yang sama sekali belum ada CSR dalam kaitan kebencanaan ini. BUMN lain, itu menyalurkan CSR berupa sumbangan kepada pengungsi,”semprot Iskandar.

(mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam