Selasa, 29 September 2026
Palu  

Pemprov Dukung Pengembangan Unkrit Poso

 

PALU EKSPRES, PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mendukung segala upaya yayasan dalam mengembangkan Universitas Kristen Tentena (Unkrit) di Kabupaten Poso Sulteng.

Dukungan ini dikemukakan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, Hidayat Lamakarate saat menerima kunjungan Ketua Yayasan Unkrit, Ones Lagaranda bersama beberapa rektor, Kamis 21 Februari 2019 di kantor Gubernur Sulteng.

Menurut Hidayat, Unkrit, sebagaimana harapan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla, diharapkan bisa setara dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Yaitu sebuah universitas yang memiliki  daya tarik  dalam mendongkrak sektor pariwisata daerah.

Karenanya dia berharap, Unkrit terus dikembangkan. Memberikan pendidikan karakter dan terus menjaga perdamaian di tengah tengah masyarakat.

Kepada masyarakat Tentena Hidayat berpesan agar dapat memberikan dukungan penuh sehingga Tentena dapat terwujud menjadi kota wisata.

Sehingga  nantinya memiliki daya pijat untuk dikunjungi wisatawan kedepan. Dngan cara menjaga kebersihan kota, meningkatkan keramahan masyarakat.

Ia jigaeminta Masyarakat Tentena  tingkatkan keindahan kota dengan cara menanam bunga-bunga di pekarangan rumahnya.

Ketua Yayasan Unkrit, Ones Lagaranda, datang bersama Rektor Unkrit  Ambisius Andi Baso. M dan Purek I Unkrit, Dr. Adriani Tobondo dan sejumlah pengurus yayasan.

Menurutnya, Wapres mengharapkan Unkrit kedepan rapat berkembang seperti UKSW dengan karakteristik Khusus dengan jurusan yang spesifik.

Pembentukan Unkrit kata Ones awalnya untuk menangani gejolak sehingga ikon pembelajaran adalah pendidikan perdamaian , kerukunan dan pendidikan karakter.

Mahasiswa Unkrit sàt ini sudah sebanyak 672 Mahasiswa , Rektor juga menyampaikan harapannya kiranya Pemerintah Propinsi Sulteng dapat memberikan dukungan dalam pengembangan dan peningkatan Universitas Kristen Tentena Kedepan.

(humas/palu ekspres)

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.