Minggu, 5 April 2026

Optimis Tingkatkan Publikasi Internasional

PALU EKSPRES, PALU – Rektor Universitas Tadulako (Untad) terpilih periode 2019-2023, Prof. Dr. H. Mahfudz, langsung menyuarakan optimismenya terkait perkembangan publikasi internasional dosen Untad, di masa kepemimpinannya ke depan.

Prof. Mahfudz menekankan optimismenya tersebut dilandasi karena saat ini Untad telah memiliki sebuah unit yang sangat strategis terkait hal itu, yakni Center For International Aticle Publication (CeF-InAP). Menurutnya, unit tersebut dimaksudkan untuk memfasilitasi seluruh dosen di Untad, yang memiliki artikel yang siap untuk dipublikasikan.

“Yang jelas itu adalah dapur untuk menggodok semua artikel teman-teman,” kata Prof. Mahfudz, ditemui usai Rapat Senat Pemilihan Rektor Untad, di gedung Media Center Untad, Senin 4 Maret 2019.

Meski begitu, Prof. Mahfudz mengaku saat ini yang perlu menjadi fokus adalah mendorong bahan baku publikasi artikel, yakni penelitian dosen yang harus ditingkatkan kualitasnya.

Ia menargetkan setelah dilantik menjadi Rektor Untad, akan memanggil setiap unit di Untad untuk menyampaikan hal-hal terkait kontrak kinerja dosen, yang salah satunya membahas tentang publikasi internasional yang telah ditarget oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) kepada perguruan tinggi.
“Kita sudah diberi target Publikasi Internasional oleh Menteri. Itu Dekan harus tahu, didistribusikan di setiap fakultas, berapa targetnya tiap fakultas itu harus ada. Tentu kalau ada target harus ada aksinya, yakni paling tidak harus menyiapkan dananya, dan memang dalam kebijakan anggaran bahwa dana untuk penelitian itu minimal 10 persen dari total anggaran kita, itulah yang harus kita kawal baik di fakultas maupun tingkat universitas,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Prof. Mahfudz yang saat ini menjabat Wakil Rektor Untad bidang Umum dan Keuangan, juga menyebutkan program lainnya dalam waktu dekat adalah mengembangkan visi Untad. Menurutnya saat ini diperlukan visi Untad yang lebih futuris, yakni terkait dengan menjadikan Untad sebagai world class university serta perguruan tinggi yang inovatif.

“Sekarang kita berupaya Untad dari visinya orang bisa melihat bahwa kita punya target-target untuk menginternasional,” tegasnya.

MENJADI REKTOR BAGI SEMUA

Usai terpilih menjadi Rektor Untad periode 2019-2023, Prof. Mahfudz menegaskan dirinya akan menjadi Rektor bagi semua unsur civitas akademika di Untad. Ia menekankan bahwa hal-hal yang terkait dengan kompetisi sebelumnya, seperti terbentuknya kubu di tiap calon Rektor harus dihilangkan demi Untad yang semakin maju dan kompetitif.
“Kemarin kan itu kita cari siapa yang akan menjadi Rektor sehingga terjadi kompetisi. Itu wajar, biasalah dalam hal begitu, karena masing-masing kubu menjagokan siapa yang menjadi andalannya. Tapi sekarang tentu secara demokratis ini nanti yang dilantik hanya satu Rektor, tentu saya sebagai Rektor tidak boleh melihat masa lalu, saya bagian dari mereka, tentu Rektor untuk semua mahasiswa, Rektor untuk semua dosen dan pegawai,” tandasnya.

Sebelum menjadi Rektor Untad terpilih untuk periode 2019-2023, perjalanan karir manajerial Prof. Mahfudz di Untad dimulai pada tahun 1995 ketika ia dipercaya menjadi Sekretaris Jurusan di Fakultas Pertanian.

Selanjutnya, pada tahun 2007 ia menjadi Wakil Dekan (saat itu masih menggunakan istilah Pembantu Dekan) II di Fakultas Pertanian.

Pada periode pertama kepemimpinan Rektor Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio, di tahun 2011 Prof. Mahfudz dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Untad. Lalu sejak 2015 hingga sekarang, di periode kedua kepemimpinan Prof. Basir, Prof. Mahfudz dipercaya menjabat sebagai Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan.

Terkait riwayat pendidikan, Prof. Mahfudz memperoleh gelar Profesor pada tahun 2009. Sebelumnya, ia menjalani pendidikan S1 (sarjana) hingga S3 (doktor) dengan linier pada bidang ilmu Agronomi. Gelar S1 diperolehnya setelah menjalani studi di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dan S3 di Institut Pertanian Bogor (IPB).

(abr/palu ekspres)