Minggu, 30 Agustus 2026

Ini Penjelasan KPU Mengenai Data WNA Berbeda dengan Ditjen Dukcapil

 PALU EKSPRES, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) buka-bukaan penyebab daftar jumlah warga negara asing (WNA) mereka berbeda dari data Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Komisioner KPU, Viryan Aziz menjelaskan awalnya lembaga yang dikepalai Arief Budiman ini mendapatan data WNA sebanyak 103 orang. Setelah diverifikasi oleh KPU ternyata hanya 102 WNA yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kemudian kami melakukan pengecekan, dan hasilnya data yang diberikan Kemendagri hanya 102,” ujar Viryan saat dikonfirmasi, Kamis (7/3/2019).

Viryan melanjutkan, dari 102 itu kemudian KPU melakukan pengecekan lagi. Hal itu dilakukan supaya tidak ada data yang terselip. Setelah itu ternyata dari 102 WNA itu ada nama yang ganda atas nama Guilaume.

“Kemudian KPU melakukan penyandingan dengan DPT-HP 2 dan ditemukan 101 WNA yang masuk dalam DPT,” katanya.

Adapun WNA yang masuk DPT di sejumlah provinsi adalah sebagai berikut: Bali 34 pemilih, Banten (5), Yogyaarta (3), Jambi (1), Jawa Barat (10), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (16), Bangka Belitung (1), Lampung (1), NTB (7), Papua (1), Sulawesi Selatan (1), Sulawesi Utara (1), Sumatera Barat (3), dan Sumatera Utara (1).

Sementara berdasarkan data dari negara, Jepang jumlah WNA yang paling banyak terdaftar di DPT, yakni 18 orang, Afrika Selatan ?(1), Amerika Serikat (6), Mauritius (1), Tanzania (1), ?Kanada (2), Bangladesh (3), Tiongkok (4), Filipina (4), India (1), Korea Selatan (4), Malaysia (7), Pakistan (1), Singapura (3), Taiwan (2), Vietnam (1), Australia (3), Belanda (5), Inggris (4), Italia (2), Jerman (5), Prancis (1), Polandia (1), Portugal (1), Spanyol (1), Swiss (6), Turki (1).

Sebelumnya, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh telah memastikan, KPU Kabupaten Cianjur, Jawa Barat salah memasukkan atau meng-input NIK e-KTP milik WNA berkebangsaan Tiongkok bernama Guohui Chen. Sebab, data bernama Bahar benar adanya.

“Namanya Bahar, tapi NIK-nya Chen. Jadi, salah input,” kata Zudan di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019). Kesalahan input data ini sempat membuat polemik.

Zudan lebih lanjut menjelaskan, meski Guohui Chen memiliki e-KTP, namun yang bersangkutan tetap tidak mempunyai hak pilih pada Pemilu 2019. Pasalnya, Chen bukan merupakan WNI.

(gun/jpc)

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam