Minggu, 5 April 2026

Sekolah Diminta Perbanyak Simulasi Mandiri

SIMULASI  UNBK

PALU EKSPRES, PALU – Sekolah-sekolah di Kota Palu yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) diminta untuk sering melakukan simulasi mandiri, terutama bagi sekolah-sekolah yang baru melaksanakan UNBK di tahun ini.

“Yang saya harapkan kepada sekolah-sekolah yang baru melaksanakan UNBK, untuk memperbanyak simulasi mandiri,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi, di ruang kerjanya, Selasa 26 Maret 2019.

Hal ini ditegaskan Ansyar, untuk memantapkan persiapan para siswa peserta ujian, menyesuaikan dengan model ujian pada UNBK, yang berbeda dibandingkan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP).

“Ini supaya anak-anaknya yang menjadi peserta, dapat menyesuaikan diri dengan baik berhadapan dengan soal-soal UNBK, karena beda dengan UNKP,” imbuhnya.

Pada penyelenggaraan UN tahun ini, dari 22 jumlah SMP Negeri yang ada di Kota Palu, sebanyak 19 di antaranya akan melaksanakan UNBK. Selain itu, 14 SMP swasta di Kota Palu juga akan melaksanakan UNBK pada tahun ini. Jumlah peserta didik yang akan mengikuti UNBK sebanyak 4.195 dari total peserta UN sebanyak 7.085.

Secara umum Ansyar mengungkapkan pelaksanaan UNBK jenjang SMP di Kota Palu telah dipersiapkan dengan baik. Ia mengaku hal ini berkat kerja sama yang baik antara pemerintah melalui Disdikbud Kota Palu dan pihak sekolah. Disdikbud juga telah menyalurkan bantuan sejumlah unit komputer ke sekolah-sekolah, untuk mendukung pelaksanaan UNBK.

“Alhamdulillah mereka membantu kita dengan menyiapkan jaringan dan ruangan yang baik. Kerja sama begitu yang kita harapkan, kita menyiapkan komputer dan server dan mereka menyiapkan tempat, selain itu yang penting adalah prestasi siswa,” pungkasnya. (abr/palu ekspres)