Rabu, 12 Agustus 2026

Daerah Harus Kampanyekan Produk Sendiri

BERI PAPARAN – Pengamat Ekonomi Nasional Salamuddin Daeng menegaskan  kepastian ekonomi Indonesia 2017 adalah paceklik atau pancaroba. (foto: Anita/PE)

MAKASSAR, PE – Kondisi ekonomi Indonesia di tahun 2017 masih diliputi ketidakpastian. Bila Wakil Presiden H Jusuf Kalla mengatakan kepastian ekonomi Indonesia adalah ketidakpastian itu sendiri, maka Pengamat Ekonomi Nasional Salamuddin Daeng menegaskan bahwa kepastian ekonomi Indonesia 2017 adalah paceklik atau pancaroba.

“Tahun 2017 adalah tahun paceklik,” tandas Salamuddin Daeng di hadapan peserta rapat kerja Fajar Group Evaluasi 2016 dan Program 2017 di Graha Pena Makassar, Selasa 27 Desember 2016.

Dosen Ekonomi Universitas Bung Karno Jakarta itu menegaskan bahwa terpilihnya Donald Trump dengan kebijakannya yang sangat protektif terhadap Amerika serta melemahnya ekonomi China ikut memicu melemahnya kondisi ekonomi Indonesia secara umum.

Ditambah pula kata dia, kebijakan pemerintah Indonesia yang tersandera politik dalam negeri. Dimana kata dia, APBN sendiri juga telah tersandera kepentingan.

Untuk keluar dari masalah ini, Salamuddin mengatakan pemerintah harus membuat konsensus politik yang kuat seperti merencanakan pembangunan seperti era Presiden Soeharto yang memiliki GBHN serta Pelita.

Menghadapi kondisi ini kata dia, masyarakat dan pemerintah harus mengubah paradigma berpikir untuk menghidupkan ekonomi daerah. Misalnya kata dia, kampanye yang selama ini dilakukan Eropa dan Amerika yaitu berlindung pada diri sendiri. “Ketika krisis melanda Amerika mereka kampanye ‘buy Amerika’. Kita bisa melakukan hal ini dengan membeli produk kita sendiri, bukan mengimpor dari China dan Korea,” ujar Salamuddin Daeng putera asal NTB ini.

Soal kondisi ekonomi Indonesia sendiri kata dia, tak akan ada pengaruh signifikan dari hasil tax amnesty terhadap penerimaan negara. Sebab, tax amnesty sendiri adalah piutang negara pada masyarakat yang penarikannya dipercepat. Terbukti kata dia, pemerintah sendiri telah mengeluarkan statment bahwa penerimaan negara di tahun 2016 sama dengan di tahun 2015.
“Kecuali kalau penerimaan negara meningkat 100 trilyun pada 2016, itu artinya ada penambahan dari hasil tax amnesty,” tandasnya.

Yang membahayakan kata dia adalah bila utang negara bertambah. Sebab ada kabar pemerintah akan menambah utang sebesar Rp500 trilyun. Nilai tersebut kata dia, nilai itu sama besarnya dengan utang pemerintahan Soeharto selama 30 tahun berkuasa. Mengingat kenaikkan kurs.

Hutang ini bisa terjadi sebab kata Salamuddin, perencanaan APBN 2017 itu sangat ambisius pada kondisi ekonomi yang melemah seperti ini.

Pihak swasta sendiri sejak 2016 menurun jumlah hutangnya. Karena tak mampu lagi membayar hutang. Maka pemerintah menggunakan BUMN untuk melakukan utang luar negeri.
Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menambahkan bahwa memang masalah ekonomi kerakyatan masih menjadi persoalan di Negeri ini. Meskipun sering didengungkan tetapi tak pernah ada solusi
Di Makassar Dany menggagas ‘Bulo’ Badan Usaha Lorong yang tujuannya memberdayakan masyarakat setempat dengan menanam cabai. Mengapa cabai? Karena menurut Dany, masalah kekurangan cabai menjadi persoalan di Indonesia. Bila komoditas lain bisa membaik di tahun 2017, maka cabai adalah satu-satunya komoditas yang tak terprediksi. (aaa)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization