Sabtu, 8 Agustus 2026

Pemerintah Memang Harus Impor Bawang Putih

PALU EKSPRES, PALU– Lonjakan harga bawang putih di wilayah Sulawesi Tengah beberapa waktu belakangan terjadi lantaran mandegnya distribusi stok dari Surabaya. Menyebabkan harganya melambung tinggi hingga menembus Rp100ribu per kilogram.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Miyono, menyatakan pemerintah memang harus mengimpor bawang putih. Karena bawang putih merupakan produk pangan dari negara-negara beriklim sub tropis.

“Kita inikan negara tropis.
Tidak cocok,”kata Miyono, Jumat pekan lalu di Kantor BI Perwakilan Sulteng.

Dua negara sub tropis yang menjadi langganan pemerintah adalah India dan Cina. Sebenarnya di Indonesia, tepatnya di Malang, sebutnya, petani berhasil membudidayakan bawang putih. Hanya saja karena faktor iklim,  bawang putih yang dihasilkan berpostur kecil.

“Disana bisa tumbuh tapi ngga bisa besar. Mungkin karena kondisi tanah dan iklim. Hanya rasanya lebih lezat dari bawang putih dari Cina dan India,”ujarnya.

Kalaupun bisa memproduksi, bawang putih lokal sambungnya diyakini tidak bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Paling juga bisa support 10 persen kebutuhan dalam negeri. Makanya dari zaman dulu kala kita impor terutama dari Cina dan India,”sebutnya.

Pihaknya hanya berharap bawang putih impor pemerintah itu bisa segera tiba di Sulteng. Tiga titik distribusi impor berada di Jakarta, Surabaya dan Medan.

Tahun lalu, harga bawang putih menjelang Ramadan relatif terantisipasi. Harganya tidak seperti tahun ini. Namun Miyono mengaku tidak mengetahui permasalahan utama terhambatnya distribusi.

“Karena masalahnya di pemerintah pusat. Tapi menurut saya harusnya bisa terantisipasi. Ada kebijakan dari kementerian. Bahwa importir swasta diwajibkan menanam yang 5persen. Tapi disisi lain, jika Bulog menjadi importir apa kewajibannya?,”ujar Miyono.

Importir swasta dan Bulog berbeda. Bulog bekerja dengan membawa misi pemerintah. Karem itu Bulog harusnya menjadi palang pintu terakhir.

“Setahu saya inportir saat ini dilakukan oleh swasta. Kita hanya berharap mudahanlah stok bawang yang di Surabaya segera tiba di Palu,”demikian Miyono.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital