Minggu, 20 September 2026

Kamil Badrun: Tawaran Membangun Kota Palu dengan Jalan Kewirausahaan

20190611_170451

Pemilihan Wali Kota Palu tinggal berbilang setahun lebih lagi. Birokrat, politisi, pun para profesional sudah ada yang mulai ancang-ancang untuk bertarung. Salah satunya, meski belum mendeklarasikan diri, tapi laik dipertimbangkan adalah Kamil Badrun. Ia adalah jurnalis senior, pemilik kelompok media Radar Sulteng cum pengusaha kontruksi dan tambang.

“Kepala Daerah itu mesti berpikir tak ubahnya seperti seorang interpreneur, wirausahawan. Membangun Kota dengan pendekatan usaha ekonomi saya kira sesuatu yang bisa dilakukan. Utamanya membangun Kota Palu pasca bencana dahsyat 28 September 2018 kemarin. Saya harus mengakui dari tahun ke tahun ujud kota ini makin membaik. Sayangnya, terkesan lamban. Apalagi untuk menyejajarkan diri dengan kota-kota lain yang sudah maju di timur Indonesia saja. Kita butuh percepatan. Saya menawarkan pendekatan kewirausahaan untuk membangun dan mengembangkan kota ini.”

Kutipan itu adalah penyampaian Kamil Badrun AR, jurnalis senior dan pemilik kelompok media Radar Sulteng pada kesempatan silaturahmi, Rabu, 5 Juni 2019, bertepatan dengan 1 Syawal 1440 Hijriyah.

Banyak kisah yang disampaikan penyuka olahraga bulutangkis ini. Namun ada satu dua yang penting untuk disampaikan kepada khalayak. Soal pendidikan agama, pembentukan karakter, juga kepedulian sosial dan usaha ekonomi kerakyatan atau kewirausahaan menjadi perhatiannya.

Soal pendidikan, Kamil menaruh perhatian sangat besar. Itulah yang mendasari langkahnya membangun Yayasan Umat Umat Alikhlas pada 2004. Melalui Yayasan ini, ia mendirikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Baginya pendidikan agama dan pembangunan karakter generasi sejak dini adalah keniscayaan. Itulah yang akan membentuk kepribadian anak hingga dewasa, membentuk kelompok generasi dan komunitas.

“Sejak Provinsi Sulawesi Tengah berdiri kita baru punya seorang Jenderal. KIta baru punya Mayor Jenderal TNI HB. Paliudju. Belum ada anak-anak asli daerah yang menjadi Jenderal baik di TNI maupun Polri. Kenapa? Karena kita memang tidak menyiapkannya secara terencana pendidikan putra-putri terbaik kita,” kata pria kelahiran Palu, 6 Desember 1968 ini.

Kalau pun ada yang berhasil di skala nasional, itu atas upaya mandiri orang per orang. Mestinya Pemerintah Daerah yang turut campur tangan. Mereka dibentuk, disiapkan dan dibiayai. Kita kawal mereka hingga misalnya mendaftar di Akademi Militer atau Akademi Kepolisian atau Akademi profesional lainnya. Beri tanggung jawab masing-masing organisasi perangkat daerah untuk itu. Alokasikan biaya pembinaan prestasi atau bantuan pendidikan untuk mereka,” sebut sosok yang lebih nyaman berkepala plontos ini.

Ia menyontohkan bagaimana putra-putri terbaik dari Sulawesi Selatan punya posisi strategis di Kementerian tertentu, di eksekutif Badan Usaha Milik Negara di pusat pemerintahan. Itulah yang bisa kita tiru. Bila sudah ada, mereka itu nanti yang bisa menyokong pendidikan anak-anak berprestasi yang sudah disiapkan. Saat mereka selesai dengan mudah mereka ditarik menjadi staf ahli atau kemudian menjadi aparatur di Kementerian yang diisi oleh anak daerah kita. Jadi ini akan berkesinambungan jadinya.

“Bila ada yang mau kuliah strata dua, kita biayai, setelah selesai dan mereka ditarik di lembaga atau instansi Pemerintah Pusat kita sokong saja. Insya Allah mereka akan berguna bagi yang lain nantinya,” menurut Magister Pengembangan Wilayah Pedesaan ini.

Lalu bagaimana membangun kota dengan pendekatan kewirausahaan? Anak dari mendiang Badrun Abdurahim Dg Nggale dan Hj. Maemuna ini punya resepnya. Dia bilang tumbuhkan spot usaha-usaha ekonomi mandiri di tiap Kelurahan. Dimodali, difasilitasi, dilatih, dibimbing dan diawasi pengembangannya oleh OPD terkait atau Bapak Angkat dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Palu. Mereka di bawah supervisi OPD terkait atau oleh para profesional hingga usaha ekonomi berjalan baik, tidak dilepas begitu saja. Mata rantai usahanya kita siapkan hingga ke pasarnya.

“Mereka itulah nantinya akan menjadi pelopor pemberdayaan yang dilakukan Pemerintah Kota Palu. Pemerintah tidak lagi mesti capek-capek mengurusi semua urusan hidup orang banyak secara serabutan di 46 kelurahan dan 8 kecamatan. Semua terencana dengan baik dan sistematis. Karena sudah ada wirausahawan di tiap-tiap Kelurahan yang akan menanggulangi persoalan sosial ekonomi kemasyarakat di lingkungannya,” papar suami dari Fien Lalan ini.

Jenis usahanya disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayahnya. Ada usaha ekonomi pertanian, peternakan, industri kreatif, handycraft, makanan dan minuman dan lain-lain. Wilayah-wilayah itulah yang akan menjadi pusat ekonomi baru kita. Difasilitasi oleh Pemerintah, dikelola oleh warga dan faedahnya kembali ke warga dan Pemerintah.

Menurut ayah dari tiga putri ini, percepatan pembangunan Kota Palu pasca bencana adalah keniscayaan. Tak bisa ditawar-tawar. Ia menyadari bencana 28 September 2018 benar-benar meluluhlantakan pranata sosial ekonomi Kota ini. Tapi kita tak boleh patah semangat. Kota ini masih bisa kita bangun bertahap dengan percepatan.

“Saya meyakini itu. Saya belajar dari pengalaman bagaimana saya membangun bisnis media hingga seperti sekarang ini dan membangun bisnis lainnya. Ada banyak sumber daya manusia yang mumpuni, mereka tinggal digerakan, dipicu untuk bergerak,” hemat dia.

Peraih penghargaan Strong Man Jawa Pos pada 2000 ini menyampaikan bila dia ingin mencalonkan diri sebagai Wali Kota Palu, resep itulah yang akan diterapkan membangun kota. Ia yakin pendekatannya bisa berhasil.

“Tapi ini masih dalam ancang-ancang saya. Seperti kawan-kawan pengusaha saya yang lain, saya gregetan, gelisah melihat perkembangan kota ini tergolong lamban. Kita harus bergerak cepat, apalagi pasca bencana ini. Mau diapakan bekas tapak likuifaksi di Petobo dan Balaroa, mau diapakan bekas terjangan tsunami di Teluk Palu, itu mesti dipikirkan sesegera mungkin. Bergerak cepat. Seperti jargon Pak Jusuf Kalla; Lebih cepat lebih baik, saya kira harus begitu,” pandang salah satu sosok yang dekat dengan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan ini. (jgb)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam