Sabtu, 8 Agustus 2026
Seleb  

Si Doel The Movie 2, Kisah Cinta Segitiga Doel yang terus Berlanjut

Si Doel The Movie 2. Foto: istimewa

Oleh Jeri Wongiyanto ( Pecinta dan Pengamat Film)

MELANJUTKAN sekuel pertamanya, Si Doel The Movie 2 terus melanjutkan kisah cinta segitiga yang sepertinya tak berujung. Pada film pertama, Doel (RanoKarno) yang berangkat ke Belanda dengan alasan bisnis, ternyata menemui Sarah (Cornelia Agatha)dan anaknya. Saat meninggalkan Belanda, Doel mendapat titipan berkas perceraian dari Sarah. Sarah minta diceraikan.
Tiba di Indonesia, bukannya Doel langsung menceritakan masalah penting ini pada Zaenab, justru Doel menundanya menunggu waktu yang tepat. Saat mengetahui Doel bertemu Sarah dan anaknya di Belanda, hancur hati Zaenab. Apalagi mendengar kabar bahwa Sarah dan anaknya akan pindah ke Indonesia tahun depan. Makin galaulah hati Zaenab.

Kini Zaenab dihadapkan pada dua pilihan. Apakah ia harus pergi meninggalkan Doel, mengingat Sarah istri sah Doel sudah kembali? atau apakah ia harus mempertahankan cintanya pada Doel? Apalagi Zaenab kini tengah mengandung.

Di tengah kegalauan, Zaenab mencoba menenangkan diri, namun Sarah dan anaknya secara mendadak datangke Jakarta. Apa yang kemudian terjadi? Setelah setahun menanti film kedua ini, penonton berharap akan mendapatkan jawaban yang memuaskan. Si Doel The Movie 2, justru seperti kembali ke model sinetron. Setting di rumah Mak Nyak(Aminah Cendrakasih) yang legendaris hampir memenuhi durasi film. Si Doel kembali hidup, dengan karakter Mak Nyak, Mandradan Atun, Si Doel Anak Betawi kembali ke semestanya, walaupun setting di Belanda teta pada.

Jika dalam film sebelumnya, Doel lebih banyak diam, dalam sekuel ini penonton seakan diajak menyelami pikiran dan perasaan Doel. Di sini Doel akan mengungkapkan konflik dan pikirannya secara terbuka. Keterlibatan Mandra dan Atun dalam konflik Doel seakan membuktikan bahwa karekter dua bersaudara ini membuat film ini lebih hidup dan dinamis, Peran Mandra menjadi faktor penting, karena dialah api dalam komedi Betawi ini bisa tetap menyala.

Peran penting film ini juga ada pada Zaenab, namun entah mengapa Maudy Koesnaedi sebagai Zaenab seharusnya bisa memberi nyawa yang lebih. Kegalauannya terasa kurang greget, kepedihannya kurang maksimal, Zaenab seharusnya bisa mengiris hati penonton hingga pulang ke rumah. Akting Cornelia Agatha sebagai Sarah jauh lebih baik ketimbang di sekuel pertama. Di film ini ia tampil lebih luwes, berhasil membuat penonton baper. Khususnya adegan pertemuannya dengan Mak Nyak.

Sebagai sutradara Rano Karno, harus berhati-hati dalam menggarap film ini mengingat, akan berlanjut ke sekuelke 3. Jangan sampai terjebak seperti versi sinetron, Rano Karno haru smenjaga agar penonton tetap mau datang ke bioskop menyaksikan kelanjutannya, Rano punya tanggung jawab besar karena menggantung kisah sinetron Si Doel Anak Sekolahan kemudian menyambungnya ke layar lebar. Penonton yang penasaran pada akhir kisahnya, jangan sampai dibuat kecewa, dengan kisah cinta segitiga Si Doel yang entah kapan akan berakhir.***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital