Sabtu, 8 Agustus 2026

Kaderisasi Mandek, Menteri Muda Yang Dimaksud Jokowi Bisa Di Atas 50 Tahun

Kaderisasi

PALU EKSPRES, JAKARTA– Kriteria anak muda alias kaum milenial yang
digaungkan oleh Presiden terpilih Joko Widodo untuk diangkat
menjadi menteri pada Kabinet Kerja jilid II bisa saja yang berusia
sekitar 50 tahun.

“Usia muda tidak berarti mereka yang hanya berkutat di usia 40
tahun ke bawah, tapi juga bisa bermakna mereka yang berusia 55
tahun ke bawah. Mengapa? Sebab kematangan kader partai umumnya
berada di usia 50 tahun,” kata pengamat politik Ray Rangkuti
kepada wartawan, Sabtu (6/7/2019).

Kenapa itu terjadi, jelas Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia
(Lima) ini, hal tersebut disebabkan gagalnya pembangunan politik
pada era Orde Baru. Terjadi kemandekan regenerasi politik,
sehingga kematangan dalam politik selalu terlihat di atas 50
tahun.

“Itulah sebabnya, secara realistis usia muda yang disebutkan oleh
Pak Jokowi itu berbatas pada usia 55 tahun,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Ray, Presiden Jokowi bisa saja
menempatkan menteri yang masih berumur 40 tahun, dengan catatan
orang tersebut berlatarbelakang profesional murni.

“Khususnya mereka yang sudah terbiasa bekerja membantu pak Jokowi
pada masa kerja sebelumnya. Baik yang di kabinet, maupun mereka
yang berada dalam posisi lain tetapi dalam bingkai membantu
kinerja pak Jokowi,” tutupnya.

(rmol)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital