Senin, 10 Agustus 2026

KPK Bisa Bantu Daerah Susun APBD

CEGAH KORUPSI – Sekkot Palu Asri, Walikota Palu Hidayat dan Ketua Satgas Korsup Pencegahan Korupsi KPK RI, Adlinsyah M Nasution dalam kick of meeting rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi, Kamis 2 Februari 2016 di kantor Walikota Palu. (foto: HAMDI ANWAR)
PALU,PE – Ketua Satgas Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Adlinsyah M Nasution menyebutkan KPK kini bisa mendampingi pemerintah dalam proses penyusunan APBD.
Aldinsyah menyebut, pendampingan merupakan langkah yang dianggap paling strategis dalam rangka mengawasi serta mencegah terjadinya korupsi yang akan dikembangkan KPK.

“Jika memang daerah perlu, itu bisa dikomunkasikan ke KPK.Termasuk jika ada hal-hal strategis dan butuh bantuan KPK,”kata Aldinsyah, dalam acara kick of meeting rencana aksi Korsup pencegahan korupsi terintegrasi, Kamis 2 Februari 2017 di kantor Walikota Palu.

Menurutnya, Sulteng saat ini merupakan salahsatu daerah yang menjadi  lokus KPK RI dalam pendampingan Korsup pencegahan korupsi. Tiga bulan sekali kata Aldinsyah pihaknya akan datang ke Sulteng untuk kepentingan itu.

“Saya harap ini bukan hanya sekedar seremonial tetapi menjadi komitmen bersama,”sebutnya.

Dalam kesempatan itu Aldinsyah menyebutkan pencegahan juga perlu dilakukan dengan cara tatap muka langsung KPK dan pejabat melalui kegiatan Korsup. Sebab menurutnya, itu akan mudah untuk saling mengingatkan.

“Mungkin kalau saling kenal dengan pejabat KPK,ada rasa tidak enak jika nantinya terbelit kasus. Makanya dia hindari,”ujar Aldinsyah.

KPK punya lima kewenangan. Diantaranya, pencegahan, penindakan, koordinasi, supervisi dan monitoring.

“Jadi memang banyak yang masih menyangka kewenangan KPK hanya sebatas penindakan dan pencegahannya saja. Jadi KPK berhak mengundang semua untuk Korsup ini,”jelasnya.

Untuk itu dia berharap, pemerintah daerah bisa membangun komunikasi kepada KPK.Sebab itu menurutnya bentuk nyata dalam upaya menjalankan rencana aksi pencegahan korupsi.

“Kami hanya berharap komitmen seluruh kepala daerah. Ini paling penting untuk membangun sistem pencegahan itu,”sebut Aldinsyah.

Kegiatan Kick of meeting yang digagas KPK tersebut dihadiri 7 kabupaten kota yaitu Kota Palu, Kota Tomohon Sulawesi Utara,Kabupaten Sigi Biromaru, Donggala, Tojo Una-una, Morowali dan Morowali Utara.

Dua kepala daerah yang hadir langsung adalah Walikota Tomohon, Jimmy F Eman, Bupati Sigi Irwan Lapata serta Wakil Bupati Tojo Una-Una Admin AS Lasimpala. Selebihnya adalah pajabat Sekretaris daerah masing-masing kabupaten.

Walikota Palu Hidayat dalam sambutannya mengapresiasi pemilihan Kota Palu sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Korsup KPK.

Menurutnya, upaya pencegahan pada prinsipnya di Kota Palu telah ia lakukan. Yakni dengan membentuk tim pendamping (TP) walikota. TAPI ujar Hidayat dilibatkan sebagai unsur yang mengawasi proses perencanaan anggaran tingkat organisasi perangkat daerah (OPD).

“Karena saya berpikir korupsi bisa saja berawal dari perencanaan yang buruk. Makanya kita perkuat dalam proses itu, tentu dengan tidak mengesampingkan pengawasan,”jelas Hidayat.

Pihaknya ujar Hidayat juga membenahi sistematika kinerja Bappeda. Sehingga benar-benar berfungsi sebagai badan perencana yang mamahami kebutuhan masyarakat. (mdi)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization