Kamis, 13 Agustus 2026

BI Siapkan Rp1,56 T Hadapi Natal dan Tahun Baru

PALU EKSPRES, PALU – Bank Indonesia (BI) telah memastikan kesiapan dan ketersediaan instrumen pembayaran baik tunai maupun non tunai menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019.

Dari segi pembayaran tunai, BI memperkirakan kebutuhan uang pada Desember 2019 akan mencapai Rp 1,56 triliun (UPB 96.05persen dan UPK 3,95persen) tumbuh 26.56persen year on year (yoy) dari realisasi Desember 2018 yakni Rp1,24 triliun.

Dengan estimasi tersebut, BI menjamin ketersediaan uang rupiah Iayak edar kepada masyarakat. Perbankan juga menjamin ketersediaan uang Iayak edar melalui ATM dan layanan perbankan lainnya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Majid Ikram menjelaskan, estimasi kebutuhan uang menjelang Nataru di wilayah Sulteng diperoleh atas atensi kebutuhan uang pihak Perbankan sebagai bentuk antisipasi transaski keuangan yang terjadi dalam momentum tersebut. “Permintaan bank. Karena ada beberapa yang menambah ATM,”jelas Abdul Majid, Selasa 17 Desember 2019.

Dari segi alat pembayaran non tunai, BI juga telah mempersiapkan infrastuktur andal yang siap menunjang transaksi selama Nataru. Seperti  sistem kliring Bank Indonesia (SKNBI),  RTGS, dan standarisasi QR yang telah diluncurkan Agustus 2019 lalu atau dikenal sebagai QRIS.

Untuk mengoptimalisasi layanan pembayaran non-tunai, SKNBI saat ini kata Majid, sapaan akrabnya telah mengakomodasi 9 kali settlement per hari. Yakni tiap 1 jam sekali, dengan batas maksimum transfer dana dalam sekali pengiriman Rp1 miliar.

Biaya transaksi SKNBI kata dia juga telah mengalami penyesuaian yakni sebesar Rp 3500,00 per transfer. Transfer dana dengan SKNBI tersebut bisa dilakukan melalui aplikasi mobile banking. Sangat cocok untuk masyarakat yang ingin melakukan jual beli barang dengan niIai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Sementara untuk transaksi ritel atau transaksi dengan nominal di bawah 2 juta rupiah, masyarakat saat ini juga bisa menikmati kemudahan bertransaksi menggunakan QR Code yang telah distandarisasi BI atau Quick  Response Indonesian Standard (QRlS).

Sistem ini menurutnya memungkinkan masyarakat untuk melakukan pembayaran melalui berbagai aplikasi yang dikeluarkan oleh jasa sistem pembayaran demgan satu kode QR. “Saat ini telah terdapat kurang lebih 1.500 merchant / titik transaksi menggunakan QRIS,”ujarnya.

Dalam momentum Nataru, BI jelasnya mengubah layanan jam operasional kegiatan Perbankan yang disesuaikan dengan libur nasional. Layanan ini akan kembali normal pada 2 Januari 2020 mendatang.

Contohnya operasional kliring. Layanan ini akan tutup pada 24 sampai 25 Desember 2019 karena libur nasional. Oleh sebab itu beberapa Perbankan menyiapkan sarana ATM.
“Kami meminta bank pada tanggal itu mengisi ATM sebagai antisipasi karena  kliring tidak bisa dilaksanakan pada tanggal itu,”jelasnya.

Selain mengantisipasi kebutuhan uang, BI Sulteng juga telah berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan dalam mengantisipasi kebutuhan bahan pangan jelang Nataru. Dari koordinasi bersama itu, BI memperkirakan terjadi penurunan jumlah produksi tanaman pangan dan hortikultura karena faktor cuaca. Selain karena faktor irigasi yang belum berjalan optimal.

Produksi tanaman pangan yang diperkirakan menurun yakni beras, bawang merah, cabai besar dan cabai rawit serta ikan segar. Namun untuk bawang merah, cabai diperkirakan stoknya masih tergolong aman untuk penuhi kebutuhan masyarakat. “Sedangkan untuk beras, stok beras Bulog diperkirakan masih mencukupi untuk kebutuhan hingga 5 bulan kedepan,”demikian Majid. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia