Minggu, 30 Agustus 2026

Selain Kota Palu, Kini Luwuk Dimasukkan BPS dalam Survei Biaya Hidup

BPS2

PALU EKSPRES, PALU– Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kini dimasukkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai salahsatu kota dalam survei biaya hidup dengan menggunakan tahun dasar 2018.

Sebelum pergeseran acuan tahun dasar dari 2012 ke 2018, Luwuk belum dimasukkan oleh BPS dalam survei biaya hidup. Di Provinsi Sulawesi Tengah, hanya Kota Palu yang masuk dalam survei biaya hidup tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPS Sulawesi Tengah, Dumangar Hutauruk pada sosialisasi penggunaan Indeks Harga Konsumen (IHK)/ Inflasi dan Nilai Tukar Petani (NTP) Tahun Dasar 2018 yang dilaksanakan oleh BPS Sulteng, Selasa (28/1/2020), di aula Kantor BPS Sulteng.

Beberapa perubahan dengan penggunaan tahun dasar 2018 ini kata Dumangar, selain pertambahan dua kota di Sulteng sebagai indikator survei, juga terjadi pemekaran pada kelompok pengeluaran. Kalau diagram timbang indeks harga konsumen dengan menggunakan tahun dasar 2012, jumlah kelompok pengeluaran hanya 7 kelompok. Sedangkan dengan menggunakan tahun dasar 2018, jumlahnya menjadi 11 kelompok. “Adapun jumlah sub kelompok di masing-masing kota antara 34 hingga 43, khusus untuk Kota Palu dan Luwuk adalah 37 sub kelompok,” kata Dumangar.

Paket komoditas juga mengalami perubahan. Saat masih menggunakan metode tahun dasar 2012, jumlah paket komoditas secara nasional sebanyak 859. Sementara untuk Kota Palu sebanyak 346 paket komoditas. Adapun saat ini dengan menggunakan tahun dasar 2018, paket komoditas yang masuk dalam SBH untuk Kota Palu sebanyak 360, sedangkan Luwuk 285.

Begitupula mengenai proporsi nilai konsumsi mengalami perubahan. Saat penggunaan SBH dengan tahun dasar 2012, proporsi nilai konsumsi untuk makanan secara nasional adalah 35,04 persen dan 40,25 persen untuk Kota Palu. Sementara dengan penggunaan tahun dasar 2018, nilainya berubah menjadi 33,68 persen secara nasional, sedangkan Kota Palu sebesar 33,80 persen dan Luwuk 38,28 persen.
“ SBH dengan acuan tahun dasar 2018 ini mulai digunakan terhitung Januari 2020,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng, G. A Nasser dalam paparannya pada sosialisasi tersebut menjelaskan tujuan SBH 2018 adalah, pertama, mendapatkan data nilai konsumsi dasar.

Kedua, memperoleh paket komoditas dan diagram timbang untuk memperbaharui indeks harga konsumsi tahun dasar 2012. Ketiga, mendapatkan keterangan tentang profil sosial ekonomi rumah tangga perkotaan.

Keempat, melengkapi data yang diperlukan untuk perhitungan pendapatan regional dan nasional. Kelima, digunakan sebagai bahan penelitian dan analisa perekonomian.
“Kegunaan indeks harga konsumsi ini adalah indeksasi upah/gaji, indikator moneter/perkembangan nilai uang, asumsi APBN, serta salah satu indikator begi pemerintah untuk melihat pertumbuhan ekonomi,” kata Nasser.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil survei biaya hidup menggunakan tahun dasar 2018 ini, ada beberapa komoditas baru yang terpilih di Kota Palu. Di antaranya, sayur olahan, biaya jaringan saluran TV, Bioskop, Aksesoris kendaraan, Pizza, Baja ringan, teflon, tarif kendaraan roda 2 online, tarif laboratorium serta buah naga. Sedangkan komoditas lama yang hilang adalah bola lampu, lilin, pembasmi nyamukcair, popok bayi, tarif puskesmas, ongkos bidan, kursus sempoa, modem, VCD/DVD player, dan akases internet di warnet. (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam