Sabtu, 19 September 2026
Palu  

Lokasi Likuefaksi Petobo – Balaroa Jadi Memorial Park

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola menegaskan peruntukan lahan eks terdampak likuefaksi di Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan dan Balaroa Kecamatan Palu Barat. Dua lokasi itu menurutnya sudah disepakati menjadi memorial park untuk mengenang bencana tahun 2018. Akan tetapi Longki menyebut, kepastian hukum status lahan milik masyarakat di dua lokasi itu, sejauh ini belum ditetapkan.

Menurutnya semua lahan tersebut masuk dalam zona rawan bencana (ZRB). Statusnya hukumnya perlu dibicarakan secara khusus dengan Bupati dan Wali Kota Palu.
Hal itu ia tegaskan dalam rapat bersama dengan Kepala Satuan Tugas (Satgas) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sulteng, Dedy Permadi, Jumat 31 Januari 2020 di ruang kerjanya. “Mengenai kepastian status hukum tanah masyarakat yang berada pada ZRB lanjutnya akan dibicarakan khusus dengan Bupati dan Walikota Palu,” tegas Longki.

Penegasan ini disampaikan untuk menjawab harapan Kasatgas PUPR tentang perlunya status hukum tanah masyarakat di eks likuefaksi Petobo dan Balaroa. Terkait kendala dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilaksanakan Satgas PUPR saat ini umumnya bersifat non teknis. Hal ini katanya perlu pemahaman seluruh pemangku kepetingan. Artinya masalah dan kendala tersebut berada pada kewenangan Wali Kota Palu dan Bupati.

Longki dalam kesempatan itupun meminta Satgas PUPR segera  menyampaikan kendala tersebut secara tertulis. Sehingga bisa menjadi dasar pemerintah provinsi untuk menindaklanjuti kepada Walikota Palu dan Bupati kabupaten terdampak lainnya.

Sementara terkait progres pembangunan Gumbasa oleh PUPR, Longki mengaku kini sudah mulai dinikmati masyarakat dengan adanya kegiatan menanam jagung.
Sementara pembangunan kembali wilayah tangguh bencana yang sudah ditetapkan, Longki pun mendukung PUPR yang menggandeng Ombudsman untuk mendampingi. “Pemerintah akan terus melakukan evaluasi dan memonitoring seluruh kegiatan percepatan pemulihan dampak bencana agar  dapat terlaksana sesuai progress yang sudah ditetapkan,”demikian Longki.

Dedy Permadi dalam kunjungan itu datang bersama pihak World Bank , Kementrian Keuangan dan Kementrian dalam Negeri. Tujuannya untuk membahas proses percepatan pemulihan dampak bencana termasuk pelaksanaan Bantuan World Bank. 
Dedy meminta masukan dan dukungan penyelesaian kendala yang dihadapi terkait dengan pembangunan perumahan, bangunan gedung, jalan dan jembatan. Untuk pembangunan Hunta kata dia akan dulakukan dua tahap. Tahap I PUPR akan membangun sebanyak 1.610 unit Huntap. Sedangkan tahap II sebanyak 7.178 unit.

Adapula bantuan Huntap dari Yayasan Budha Tzu Chi sebanyak 3000 unit. Sehingga total Huntap yang bisa terpenuhi sebanyak 11.788 unit. Jumlah ini menurutnya sudah sesuai kebutuhan yang ditetapkan Gubernur atas usulan Walikota dan Bupati Sigi dan Donggala ,
Dedy mengaku terdapat beberapa kendala  pembangunan Huntap tersebut. Misalnya terkait dengan tanah dan fasilitas pendukung. Seperti di lokasi Huntap Pombewe sangat kesulitan mencari sumber air bersih.

Di Huntap Kelurahan Duyu masih ada permasalahan lokasi yang di komplain masyarakat. Selanjutnya bahwa Lokasi Huntap belum singkron dengan sistem pemukiman kota terkait dengan drainasenya.

Ia berharap kedepan kawasan Huntap bisa masuk pada sistem pemukiman perkotaan dengan ketersediaan sanitasi yang baik dan ketersedian tempat pembuangan sampah dan fasilitas umum lainnya.

Dedy Permadi pun meminta keseriusan Bupati dan Walikota Palu untuk menerbitkan SK terkait penyintas penerima Huntap, Huntap satelit dan Huntab mandiri.
“Dengan begitu diperoleh kejelasan berapa kebutuhan Huntap yang harus disiapkan,”kata Dedy. Berikutnya perlu ada kepastian dari pemerintah terkait dengan status tanah masyarakat yang berada pada zona rawan bencana (ZRB). Dedy juga menyampaikan terkait dengan pembangunan gedung- gedung pemerintahan perlu dukungan ANDAL dan ANDAL LALIN.

“Hal itu kiranya dapat didukung Pemda dalam penyusunanya dan kepastian kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Anuntaloko Palu Kepala Dinas Bina Marga Sulteng,  Syafullah Djafar menjelaskan, bupati dan Wali Kota Palu dapat mensosialisasikan ZRB kepada masyarakat atas hasil kajian yang ditetapkan di Kantor Wakil Presiden RI beberapa waktu lalu.
Sambil menunggu penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang rencana detail tata ruang (RDTR ) Probinsi Sulteng yang saat ini prosesnya masih menunggu persetujuan subtansi Pemerintah Pusat .

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng,  Elim Somba mengaku perlu adanya  penyampaian pemahaman bagi pemangku kepentingan terkait dengan kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Anuntaloko Palu. Sehingga kata dia dukungan bantuan dari JICA dan World Bank dapat berjalan dengan baik dalam perbaikan kembali Rumah sakit Anuntaloko Palu. (mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam