Sabtu, 8 Agustus 2026

Aktivitas PT CPM di Poboya,  BPS Memutakhirkan Directory Perusahaan Tambang

PALU EKSPRES, PALU– Keberadaan aktivitas tambang emas PT. Citra Palu Minerals (CPM) akan menjadi target Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memutakhirkan Directory Perusahaan Tambang. Sehingga, BPS Provinsi Sulawesi Tengah akan mengecek kondisi terkini dan jika sudah beroperasi tentu akan memutakhirkan directory perusahaan yang ada, termasuk kegiatan produksi dari tambang yang dikelola oleh CPM di Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
“Dengan memasukkan PT. CPM dalam directory perusahaan akan menjadi target BPS dalam melakukan survei rutin sehingga dapat diketahui dampak keberadaan tambang emas itu terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Sulteng, Irwanto, Selasa (11/2/2020).
Selanjutnya, BPS Sulteng akan melakukan survei terhadap uji coba produksi bijih emas cucu perusahaan PT Bumi Resources Minerals Tbk, atau BRMS itu. Survei itu di antaranya, mengenai jumlah tenaga kerja, jumlah produksi dan sebaginya.
Hasil survei tersebut lanjutnya juga akan dikoordinasikan dengan BPS Pusat.
“Menurut informasi tahap produksi sudah dilaksanakan pada Bulan Desember 2019,” kata Irwanto.
Sebelumnya, PT Bumi Resources Minerals Tbk, atau BRMS melalui entitas anak perusahaannya, PT Citra Palu Minerals, akan memulai produksi emas dari tambang yang berada di Palu, Sulawesi Tengah, pada kuartal IV-2019 mendatang.
Director and Investor Relations BRMS, Herwin W Hidayat mengatakan, pihaknya telah menyiapkan belanja modal tahap pertama untuk kebutuhan penambangan tersebut, dengan total mencapai US$15 juta.
Herwin mengatakan, untuk memulai produksi emas di Palu itu akan dimulai dalam beberapa tahap, dengan target awal, yakni 100 ribu ton bijih per tahun.
“Kami berharap, akan mulai menghasilkan emas pada November 2019 mendatang,” ujar Herwin.
Menurutnya, jika kegiatan penambangan mulus, produksi emas dari tambang di Palu ini bisa naik sampai 600 ribu ton ore dalam beberapa tahun mendatang. Progres proyek saat ini sudah mencapai 80%, dan tumpukan ore pun sudah bisa terlihat di tambang.
“Tahun pertama 100 ribu ton, tahun kedua diharapkan 180 ribu ton bijih. Proyek tambang emas di Palu ini telah dapat izin konstruksi dan produksi dari pemerintah sampai 2050,” ujarnya. (fit/palu ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital