Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

PKS Palu Terima Permohonan Pencalonan Aristan

PALU EKSPRES, PALU- Komunikasi politik menjadi cara bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam menjaring kandidat Bakal Calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, September 2020 nanti.

Tak ada tim penjaringan yang dibentuk khusus untuk hal ini. PKS menyandarkan penentuannya pada komunikasi dan survey.

Ketua DPC PKS Kota Palu, M Rizal menyebut, sejauh ini pihaknya telah membangun komunikasi politik rencana pencalonan bersama Hanura, Golkar, Demokrat, PKB.

“Kami tidak membuka pendaftaran melainkan komunikasi politik,”kata Rizal, Rabu 19 Februari 2020.

Rabu kemarin pula, Aristan, jagoan Partai NasDem dalam kompetisi ini juga ikut membangun komunikasi itu. Ia bersama sejumlah pengurus DPC menyerahkan surat permohonan pencalonan yang diterima langsung M Rizal.

Aristan menyebut, selain PKS, pihaknya juga telah mendaftar di beberapa Parpol lainnya. PDIP, Golkar dan PKB.

Permohonan Aristan ini menurut Rizal akan dikomunikasikan lebih mendalam. Setelah itu barulah diusulkan ke DPP PKS melalui DPW. Mengenai keputusan kepada siapa nantinya PKS berkoalisi, Kata Rizal itu tergantung dari hasil presentase dari beberapa indikator yang menjadi petimbangan.

“SK muncul berdasar presentase. Namun hasilnya tidak jauh dari apa yang diusulkan,”katanya.

Dia menyebut surat keputusan (SK) dukungan PKS ini diupayakan secepatnya terbit. Namun pihaknya masih membuka pintu komunikasi ini bagi kandidat siapapun itu. Termasuk kandidat personal dari luar partai politik.

“Jika ada yang ingin koalisi, silahkan lakukan hal yang sama,”ujarnya.

Kendati begitu, PKS menurut dia juga punya kandidat internal yang digadang gadang ikut dalam kontestasi ini. Misalnya ketua DPW PKS Sulteng, Mahyudin, Sulfakar Sipanawa, termasuk dirinya.

“Semua berpeluang. Semisal saya yang kemudian ditetapkan untuk menjadi wakil, maka sebagai kader saya tidak bisa menolak,”katanya.

Sementara itu, Rusman Ramli menjelaskan, dalam proses komunikasi ini, PKS punya posisi yang cukup strategis untuk mendudukkan Balon dalam posisi wakil wali kota.

“Ya tawaran kita, ialah prioritas dari internal PKS yang bisa menjadi partner,”jelasnya.

Rusman Ramli berkata, barometer yang menjadi sandaran hasil komunikasi politik jelang Pilkada adalah, hasil survey kandidat dan pemenuhan kursi kaolisi dalam mengusung pasangan Balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Termasuk komunikasi-komunikasi lainnya yang bisa membuka peluang koailisi tersebut.

Akan tetapi, Rusman menegaskan, jika ada kandidat personal dari luar partai yang ternyata menunjukkan surveynya lebih tinggi dari kader internal, maka PKS kata dia terbuka untuk situasi tersebut.

“Kita harus terbuka menerima itu,”paparnya.

Menanggapi kemungkinan jalinan koalisi dengan NasDem, Rusman menyebut hal itu sangat mungkin terjadi. Dari sisi prestasi, PKS dan NasDem di Kota Palu sama-sama moncer. Utamanya dalam mendongkrak perolehan suara pada Pileg tahun 2019.

“Nasdem sangat berprestasi. Hasil Pileg kemarin, NasDem naik jadi 4 kursi dari sebelumnya 2. Ini bukan prestasi yang biasa- biasa saja. Demikian juga PKS, dari 3 kursi menjadi empat. Artinya kalau berkoalisi, maka kami sudah punya 8 kursi DPRD Palu,”demikian Rusman. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital