Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Wali Kota Palu Didesak Segera Membeli APD bagi Tim Medis,  Bukan Prihatin

PALU EKSPRES, PALU-Kepala Divisi Kampanye Sulteng Bergerak, Freddyanto Onora menyayangkan pernyataan Wali Kota Palu terkait penanganan COVID-19 saat melakukan Sidak di RSUD Anutapura. Seperti diberitakan media beberapa hari lalu, bahwa Wali Kota Palu menyatakan keprihatinannya atas kondisi para dokter dan medis yang masih sangat minim Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan sidak di RSUD Anutapura. 

“Kami sangat menyayangkan pernyataan Wali Kota Palu, di tengah para dokter dan para medis berjuangan melawan COVID-19 meskipun dengan APD seadanya, dia justru bikin pernyataan yang aneh. Mestinya Wali Kota sedari awal sudah mengupayakan pembelian APD bagi para dokter dan para medis, bukan justru prihatin. Yang harus prihatin itu para dokter dan para medis karena mereka garda paling depan melawan COVID-19,” kata Freddy mellaui keterangan tertulis diterima Palu Ekspres, Rabu (8/4/2020).

Kata dia, Wali Kota Palu mestinya sedari awal sudah mengambil langka mitigasi, termasuk penyiapan APD para dokter dan para medis untuk memerangi penyebaran virus Corona. “Kita ini suka sekali menyederhanakan masalah, nanti sudah banyak korban baru mulai bergerak, itu namanya pencitraan,” ujarnya.

Dia menuturkan, jauh sebelum Virus Corona menyebar ke Kota Palu, Wali Kota harusnya sudah tahu apa yang mesti dilakukan. “Sekarang ini kasus COVID-19 terus meningkat di Kota Palu, sementara kesiapan fasilitas untuk penanganan virus pandemi ini kita tidak punya. Semua baru direncanakan, masa kita harus terus mengulang kesalahan yang sama,” ujar Freddy.

Kata Freddy, penanganan COVID-19 di Kota Palu, persis seperti penanganan bencana 28 September 2018 silam. Di mana menurutnya, Pemkot Palu selalu gagap mengambil langkah penanganan.

“Kami melihat, Pemkot Palu seperti tidak mengerti apa yang harus ia lakukan, padahal sudah ada aturan dari pemerintah pusat. Tetapi, Wali Kota kelihatannya masih juga bingung mengambil langkah penanganan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini mengerikan jika Wali Kota terus lambat melakukan langka-langka antisipasi, termasuk penyiapan APD bagi dokter dan para medis. “Kita tahu penyebaran virus ini sangat cepat. Jika tidak ada langkah antisipasi pencegahan dari Pemkot, maka bukan tidak mungkin kita akan menghadapi masalah yang lebih besar,” ujar Freddy.

Untuk itu, pihaknya menegaskan agar Wali Kota Palu segera melakukan penggeseran anggaran yang difokuskan pada pembelian APD bagi para dokter dan para medis, termasuk pembelian fasilitas penanganan COVID-19.

 

“Semua alat yang digunakan untuk penanganan virus corona, mesti disiapkan Pemkot Palu, tidak boleh hanya menunggu bantuan dari pemerintah pusat, NGO atau donasi dari pihak lain, apalagi meminta dokter atau para medis menyiapkan sendiri APD nya. Semua kebutuhan itu harus ditanggung oleh Pemkot dan  mesti cepat dieksekusi jangan lagi lambat, jangan birokratis, ini situsinya urgen, jadi ada diskresi dalam situsi seperti ini,” tandasnya. (**/fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital