Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Buka Tutup Jalan, Semua Pendatang di Palu Wajib Tes Kesehatan

PALU EKSPRES, PALU– Wali Kota Palu Hidayat menetapkan sejumlah langkah strategis dalam pencegahan penyebaran Covid 19 dan penanganan berbagai status klinis dalam masa tangap darurat bencana non alam.

Langkah pencegahan pertama adalah dengan membangun 6 pos pemeriksaan kesehatan. Yakni di Bandara Mutiara Sis Aljufri, pelabuhan laut Pantoloan dan Baiya. Serta pos kesehatan untuk pintu masuk jalur darat. Masing-masing di Pantoloan dari arah utara. Kelurahan Watusampu dari arah barat dan Kelurahan Lambara dari arah timur.

Menurut Hidayat, di pos-pos tersebut akan dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi setiap pendatang yang masuk ke Kota Palu. Termasuk memeriksa bawaan barang penting. Yaitu BBM, elpiji, seluruh jenis bahan pokok, serta alat alat dan bahan untuk kepentingan medis.

“Agar barang yang masuk dapat kita pantau. Sekaligus memantau kesediaanya,”jelas Hidayat, Sabtu malam 11 April 2020.

Bersamaan dengan pendirian pos, pihaknya papar Hidayat akan memberlakukan sistem buka tutup jalan diseluruh pos perbatasan darat. Yang resmi akan dimulai, Senin 13 April 2020. Pintu darat ini mulai tutup, pukul 22.00 WITA hingga pukul 07.00WITA dini hari.

Di pos-pos pelayanan kesehatan ini jelasnya kemudian ditetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) alur pelayanan.

Dimulai dengan mengukur suhu badan pendatang dengan standar keamanan berupa jaga jarak dan pengenaan masker.

Bagi yang suhu tubuhnya lebih dari 38 celcius dengan tujuan bukan ke Palu, warga akan dikawal untuk melanjutkan perjalanan. Sedangkan untuk tujuan Palu akan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Berupa pemeriksaan identitas, penyelidikan epidemiologi, kartu kewaspadaan kesehatan, pemeriksaan fisik dan therapi obat.

Dalam proses pemeriksaan ini lanjut Hidayat akan ditentukan pula perlu tidaknya melakukan rapid test bagi pendatang tujuan Palu.

Jika nantinya ada pendatang yang ditetapkan menjalani rapid test, maka  status klinis pendatang bersangkutan akan ditetapkan menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sambil menunggu hasilnya, dilakukan pula promosi kesehatan berupa edukasi perawatan di pondok perawatan Covid 19 Palu. Edukasi mengikuti pemantauan, menggunakan masker, menjaga jarak, mendapat kartu kewaspadaan kesehatan dan brosur atau lifeleat kesehatan. Hingga rujukan ke pondok perawatan Covid 19.

Sementara bagi pendatang yang ditetapkan tidak menjalani rapid test juga akan diberikan edukasi berupa isolasi mandiri dalam rumah selama 14 hari. Memeriksakan kesehatan ke rumah sakit atau puskesmas. Edukasi mengikuti pemantauan, menggunakan masker, menjaga jarak, mendapat kartu kewaspadaan kesehatan dan brosur atau lifeleat kesehatan. Selanjutnya dipersilahkan pulang ke rumah.

Langkah selanjutnya urai Hidayat adalah pembentukan tim surveilance pencegahan penyebaran Covid 19. Tim  dengan kekuatan seluruh Puskesmas ini akan memantau seluruh pelaku perjalanan dari luar negeri maupun dari daerah terpapar wabah Covid 19.

“Seluruh pelaku perjalanan ini akan dipantau untuk memastikan mereka tidak terinfeksi covid 19,”urainya.

Yang terpenting kata dia dalam pencegahan ini adalah kedisiplinan menjalankan protokoler kesehatan untuk mencegah. Misalnya menjaga jarak, tetap di rumah dan menggunakan masker serta rajin mencuci tangan.

Sementara itu pihaknya tambah Hidayat juga telah menetapkan sejumlah langkah penanganan pasien Covid 19. Misalnya dengan memastikan tersedianya ruang perawatan pasien. Menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai bagi tenaga medis. Bahkan mengalokasikan anggaran untuk memenuhi kebutuhan sembako warga dalam status ODP, OTG, PDP dan positif.

“Saat ini sudah ada ruang perawatan pasien yang kami siapkan. Masing-masing di asrama haji dan gedung Diklat provinsi,”demikian Hidayat. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital