Sabtu, 29 Agustus 2026

Love from China Volunteer, Pelajaran Kemanusiaan dari Tiongkok

BD22B486-8314-453D-B65D-2BDBA32006C2

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Frasa ini akrab bagi sebagian besar orang Indonesia. 

Begitu kalimat awal yang ditulis sahabat saya dari Tiongkok melalui pesan Whatsapp. Dia mengabari telah mengirimkan uang sebesar Rp20 juta kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 30 Maret 2020 lalu.

Nama sahabat saya itu; Pippa Li. Dia relawan kemanusiaan. Bergerak sendiri. Dia seperti Lone Ranger. Sebentar-sebentar dia ada di Malaysia, Myanmar. Ia bahkan pernah bekerja di Palu, Sulawesi Tengah saat gempabumi, tsunami dan likuifaksi meluluhlantakan kota itu.

Kata Li uang yang tak seberapa itu diniatkannya untuk membantu PBNU melawan pandemi virus korona baru atau Covid-19. Ia tahu belaka bahwa NU adalah organisasi masyarakat dengan banyak pengikut. Saat berjalan ke Jawa Timur beberapa waktu lalu, ia juga menyambangi para sesepuh NU di sana. 

Selain mengirimkan sumbangan, ia juga menulis sebuah surat kepada PBNU. Adalah Rais Am,  K.H. Syarifudin Abdul Ghani yang menjadi tujuan surat itu. 

Surat itu seperti menyitir pepatah tua Tiongkok: Membalas kebaikan dengan kebaikan yang berkali lipat.

Li menulis bahwa saat Tiongkok mengalami musibah mewabahnya Covid-19, Pemerintah dan masyarakat Indonesia turut memberikan bantuan dan dukungan kepada negara mereka melewati keadaan itu.

Setelah pecahnya wabah Covid -19 di Tiongkok, Pemerintah Indonesia, asosiasi dan para relawan telah mengulurkan tangan mereka untuk membantu Tiongkok mengatasi kesulitan. 

Awalnya, Li dihubungi Handoko, seorang penulis lepas keturunan Tiongkok di Indonesia. Ia mengatakan bahwa pandemi Covid-19 juga telah mendatangi Indonesia. Maka ada baiknya, Li menghubungi sejumlah asosiasi maupun relawan yang dulu membantunya mendatangkan bantuan kepada korban gempabumi dan tsunami di Sirenja, Pantai Barat Donggala. 

Akhirnya, gayung pun bersambut. Li akhirnya dapat mengirimkan bantuan meski cuma berupa uang ke PBNU yang dianggapnya mewakili masyarakat Indonesia. 

Soal kebiasaannya ‘memotong kompas’ ini, kata Li pada saya di Palu dua bulan pasca bencana di paruh November 2018; Itu agar bantuannya bisa langsung sampai. 

Begitu pula saat ia menginisiasi membawa langsung bantuan pangan, tenda darurat dan membangun sekolah tenda Mohammad Cheng Ho di Sirenja, Donggala.

“Ketika saya melihat penderitaan, saya akan berusaha membantunya, bahkan jika saya hanya melakukan satu hal kecil,” kata Li.

Dia bilang,  “Semua orang di dunia dapat membantu orang lain dengan memulai dari hal-hal kecil. Bila semuanya bergerak bersama, maka dampaknya akan menjadi besar.”

Li menamai gerakan sosialnya sebagai Love from China Volunteer. Ia tak sendiri. Ia dibantu Liang Fangfang, seorang pengusaha Tiongkok yang menjual peralatan komputer di Jakarta. Ada pula Lusianna Xie, seorang Tionghoa lokal Indonesia dan juga Handoko, penulis lepas keturunan Tiongkok. 

Li dan kawan-kawannya melihat Dunia yang luas ini sebagai sebuah ‘Pulau’ di mana orang tinggal bersama. Lalu saat datang wabah itu, semua orang harus bersatu, saling mendukung dan membantu untuk melawannya. Itu agar semua orang dapat kembali hidup di pulau itu dengan nyaman dan aman. ***

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global