Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Cluster GBI Palu Belum Kategori Transmisi Lokal

dr. Nirwansyah Parampasi. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di RS Madani Palu kini berjumlah 4 orang. Dengan 5 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Warga dengan status klinis ini ditetapkan menjadi salah satu cluster penyebaran Covid 19 di Kota Palu. Yaitu cluster jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Jalan Patimura Palu.

Kendati telah masuk cluster, penyebaran di kalangan jemaat GBI ini belum bisa dikategorikan sebagai transmisi lokal.

Demikian pendapat Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani Palu, dr Nirwansyah Parampasi.

Kepada Palu Ekspres, Rabu 29 April 2016, Nirwansyah menjelaskan, Stenly, salahsatu pasien terkonfirmasi positif Covid 19 dengan 2 kali ini swab tenggorokan memang terjangkit dari pacarnya.

dr.Husaema. Foto: Istimewa

Sementara sang pacar sebelumnya diduga terjangkit dari seorang pendeta yang punya riwayat perjalanan dari Lembang, Bandung. Dengan kata lain, pacar Stenly tidak terjangkit dari daerah episentrum Covid 19.

Penularan kepada Stenly dari pacarnya secara prinsip kata dia memang terjadi antar orang dalam daerah. Akan tetapi kondisi ini belum bisa dikategorikan sebagai transmisi lokal.

“Stenly baru generasi kedua. Belum dikatakan transmisi lokal,”jelas Nirwansyah.

Demikian halnya semisal Stenly maupun pacarnya nanti berkontak dengan orang dalam rumahnya. Jika kemudian ada orang dalam rumahnya yang terjangkit, kondisi inipun belum bisa dikategorikan sebagai transmisi lokal.

“Intinya dari cluster ini belum menunjukkan adanya kenaikan kasus secara signifikan,”paparnya.

Nirwansyah berpendapat, transmisi lokal harus memenuhi dua hal. Pertama jika dalam satu wilayah terjadi lonjakan kasus secara signifikan. Serta jika terdapat satu wilayah dengan banyak kasus positif namun sumbernya tidak diketahui.

“Kita di Palu bel dan masih jauh. Belum banyak bukti terjadi transmisi lokal,”katanya.

Meski begitu, Nirwansyah berharap masyarakat tetap perlu waspada. Dan disiplin menerapkan protokol pencegahan penyebaran wabah ini. Yang paling penting menerapkan social dan physical distancing. Mengenakan masker dan rajin mencuci tangan.

“Karena bukan tidak mungkin kalau disiplin ini lepas dalam kehidupan bisa terjadi lonjakan kasus Covid 19,”demikian Mirwan.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Husaema menegaskan jika wilayah kerjanya belum masuk dalam kategori wilayah transmisi lokal penyebaran Covid-19.

Sesuai dengan data yang dimiliki Dinkes Kota Palu, saat ini penularan Covid-19 di wilayah itu masih berasal dari luar daerah dan belum menular dari warga lokal ke warga lokal lainnya dalam jumlah besar.

“Setelah dikonfirmasi dengan tim survei dan Dinkes Sulteng, ternyata Kota Palu belum masuk zona transmisi lokal Covid-19. Suatu wilayah dinyatakan zona transmisi lokal jika penularannya sudah turun Tiga hingga Empat tingkat,” ungkap Husaema.

Menurutnya, status Kota Palu yang hingga kini belum masuk dalam zona transmisi lokal Covid-19, disebabkan beberapa faktor, diantaranya upaya pemerintah dalam merangkul Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), dan masih adanya sikap patuh masyarakat terhadap protokoler kesehatan yang dikeluarkan pemerintah.

Selain itu, pemeriksaan ketat yang dilakukan di Posko Covid-19 di pintu masuk menuju Kota Palu, juga diakuinya cukup maksimal dalam menekan laju penyebaran virus di wilayah ini.

“Saya mengingatkan, jangan sampai wilayah kita ke zona sana, zona transmisi lokal Covid-19. Jaga jarak, pakai masker saat melakukan aktivitas mendesak di luar rumah,”pungkasnya
(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital