Jumat, 18 September 2026
Palu  

Kadisdik Sulteng : Kurangnya Guru ASN Bukan Hanya di Sulteng

IRWAN LAHATJE
Irwan Lahace. Foto: Dok

PALU EKSPRES, PALU– Masalah kekurangan Guru ASN bukan hanya terjadi di Sulteng. Hampir di seluruh daerah di Indonesia mengalami hal yang sama, terkecuali di Jawa dan  Sumatra.

“Sedangkan Sumatra masih ada sebagian daerah terpencil juga kasusnya sama dengan kita di Sulteng,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng Drs Irwan Lahace, Sabtu (2/5/2020). Pernyataan Irwan tersebut menyikapi temuan Anggota DPRD Sulteng HM Tahir H Siri, yang mendapatkan fakta saat melakukan Kunjungan Kerja di wilayah pesisir Pantai Barat, Kabupaten Donggala, menemukan  SMA Negeri di Kecamatan Balaesang ternyata hanya memiliki satu guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Irwan menjelaskan awal peralihan kewenangan pengelolaan Satuan Pendidikan (Satdik) SMA/SMK dan SLB tahun 2017 atas perintah UU. Ironisnya,  Kepala Sekolah merangkap bendahara karena tidak ada ASN di sekolah tersebut. Sehingga kondisi ini mulai dibenahi  dengan menempatkan ASN dari tempat lain, lantas  dipindahkan ke sekolah yang dianggap kekurangan tenaga administrasi. Selain itu, pengangkatan KTU Sekolah agar dapat membantu penyelenggaraan administrasi di sekolah dengan tujuan agar mengurangi beban kerja Kepala Sekolah.

Kenyataannya tambah Irwan, seiring berjalannnya waktu  banyak yang sudah dilantik jadi KTU lantas  mengundurkan diri dengan alasan bermacam macam. Menurut penilaian Irwan, hal ini disebabkan antara lain,  adanya moratorium ASN. Selain itu, banyaknya guru masuk usia pensiun tidak sebanding dengan formasi pengangkatan guru ASN. Sehingga, pihak sekolah menerima guru honorer sebagai jalan keluar dari permasalahan kekurangan guru ASN.

“Sekarang ada kebijakan Pemerintah Pusat yaitu penerimaan pegawai P3K. Juga formasinya terbatas,” kata Irwan.

Untuk itu di tingkat Satdik SMAN/SMKN dan SLBN, ada Pergub Nomor 10 tentang Pungutan Iuran Sekolah bagi Siswa yang Berkemampuan. Namun pihak sekolah dilarang memungut iuran sekolah bagi siswa yang tidak mampu (miskin). “Pergub ini membiayai antara lain  bayar gaji guru honorer,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, HM Tahir H Siri, mendapatkan fakta yang cukup mengejutkan, saat melakukan Kunjungan Kerja di wilayah pesisir Pantai Barat, Kabupaten Donggala.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Daerah Pemilihan Kabupaten Donggala dan Sigi tersebut, terkejut di salah satu SMA negeri di Kecamatan Balaesang, ternyata hanya memiliki satu guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Saya pun kaget ketika mendapatkan informasi, kalau di SMA Negeri yang ada di Kecamatan Balaesang itu, ternyata hanya satu guru ASN-nya. Saya langsung catat sebagai temuan dan akan menjadi catatan Fraksi untuk disampaikan ke Pemerintah Provinsi, khususnys Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah,”kata H Tahir, sapaan akrabnya dalam rilisnya kepada media, tepat di Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (02/05/2020).

Menurut HM Tahir, bahwa sebagai sekolah negeri, mestinya alokasi guru dengan status ASN harus lebih proporsional dan disesuaikan dengan rasio jumlah siswanya. Dengan hanya memiliki satu guru ASN, H Tahir, mengaku bingung bagaimana sekolah tersebut, dalam melakukan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam