Selasa, 22 September 2026
Agama  

SMOS-SMOS

Kasman Jaya Saad. Foto: Istimewa

Oleh  Kasman Jaya Saad (Dosen Unisa Palu)

Di akhir Ramadhan ini, saya jadi teringat ucapan seorang kawan, bahwa orang hidup makin terjangkiti penyakit SMOS-SMOS. “Susah Melihat Orang Senang dan Senang Melihat Orang Susah”. Kehidupan begitu adanya, begitu kata kawan saya. Ketidaksenangan atas kemajuan dan kesuksesan seseorang adalah tabiat jahat manusia yang banyak ditemukan dalam pergaulan keseharian.  Meminjam kata kawan tadi penyakit smos-smos itu sering kali sulit dihindari. Intensitas boleh saja berbeda. Namun dalam kenyataannya selalu saja hadir dalam berbagai modus. Menyeruak, menusuk dan bahkan membuat hati mendidih, bila berubah menjadi perilaku.

Dan  menjadi pribadi yang dapat melepaskan diri dari segala bentuk perilaku “jahat”manusia lain yang benci dan bahkan menzalami tentu tidak mudah. Namun bukan berarti tidak bisa. Membuang kebencian dan kemarahan atas perilaku zalim seseorang adalah energi positif.  Karena memendam kemarahan kepada seseorang ibarat mengenggam bara api yang membakar diri sendiri. Sedangkan memendam kebencian kepada seseorang ibarat racun yang setiap saat mengerogoti kehidupan diri. Dan itu sebab, membuang kemarahan dan kebencian berarti membuang kemubaziran hidup. Tak ada guna memeliharan kemubaziran. Dale Carnegie mengingatkan “Kita mungkin tak cukup luhur untuk mengasihi musuh (orang yang telah menzalimi). Namun demi kesehatan dan kebahagiaan kita sendiri, mari setidaknya memaafkan dan lupakan mereka”.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik dia berkata, “Ketika kami duduk-duduk bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau bersabda, ‘Sebentar lagi akan datang seorang laki-laki penghuni Surga.’ Apakah dia salah satu sahabat yang paling rajin salatnya atau yang paling rajin puasanya? Atau, yang paling banyak sedekahnya atau mungkin yang tak pernah absen dalam jihad?

Kemudian seorang laki-laki dari Anshar lewat di hadapan mereka sementara bekas air wudhu masih membasahi jenggotnya, sedangkan tangan kirinya menenteng sandal. Esok harinya Nabi SAW bersabda lagi, ‘Akan lewat di hadapan kalian seorang laki-laki penghuni Surga.’ Kemudian muncul lelaki kemarin dengan kondisi persis seperti hari sebelumnya. Besok harinya lagi Rasulullah SAW bersabda, ‘Akan lewat di hadapan kalian seorang lelaki penghuni Surga!!’ Tidak berapa lama kemudian orang itu masuk sebagaimana kondisi sebelumnya; bekas air wudhu masih memenuhi jenggotnya, sedangkan tangan kirinya menenteng sandal .

Setelah itu Rasulullah SAW bangkit dari tempat duduknya. Sementara Abdullah bin Amr bin Ash mengikuti lelaki tersebut, lalu ia berkata kepada lelaki tersebut, ‘Aku sedang punya masalah dengan orangtuaku, aku berjanji tidak akan pulang ke rumah selama tiga hari. Jika engkau mengijinkan, maka aku akan menginap di rumahmu untuk memenuhi sumpahku itu.’ Dia menjawab, ‘Silahkan!’

Anas berkata bahwa Amr bin Ash setelah menginap tiga hari tiga malam di rumah lelaki tersebut tidak pernah mendapatinya sedang qiyamul lail, hanya saja tiap kali terjaga dari tidurnya ia membaca dzikir dan takbir hingga menjelang subuh. Kemudian mengambil air wudhu. Abdullah juga mengatakan, ‘Saya tidak mendengar ia berbicara, kecuali yang baik.’

Setelah menginap tiga malam, saat hampir saja Abdullah menganggap remeh amalnya, ia berkata, ‘Wahai hamba Allah, sesungguhnya aku tidak sedang bermasalah dengan orangtuaku, hanya saja aku mendengar Rasulullah SAW selama tiga hari berturut-turut di dalam satu majelis beliau bersabda, ‘Akan lewat di hadapan kalian seorang lelaki penghuni Surga.’ Selesai beliau bersabda, ternyata yang muncul tiga kali berturut-turut adalah engkau. Terang saja saya ingin menginap di rumahmu ini, untuk mengetahui amalan apa yang engkau lakukan, sehingga aku dapat mengikuti amalanmu. Sejujurnya aku tidak melihatmu mengerjakan amalan yang berpahala besar. Sebenarnya amalan apakah yang engkau kerjakan sehingga Rasulullah SAW berkata demikian?’ Kemudian lelaki Anshar itu menjawab, “Benar, amalanku hanya yang engkau lihat. Hanya saja, aku tidak pernah berbuat  curang (zalim) kepada seorang pun, baik kepada muslim ataupun selainnya. Aku juga tidak pernah iri ataupun hasad kepada seseorang atas karunia yang telah diberikan Allah kepadanya.” Mendengarnya perkataan tersebut, takjublah Abdullah bin Amr . Ia yakin sifat tak pernah iri dan hasad (dengki) membuat pria itu masuk surga.

Semoga riwayat diatas menyadarkan diri, untuk melapangkan dada, hati untuk menerima segala kelebihan seseorang dan melupakan segala yang buruk telah berlalu.  Esensi kebahagian hidup  ketika bisa melepaskan diri segala penyakit hati (iri dan hazad) dan mensyukuri yang telah dimiliki. Dan itu esensi kemenangan sesungguhnya. Dan kebaikan selalu melahirkan kemuliaan dalam hidup seseorang. Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam