Jumat, 28 Agustus 2026
Palu  

Aneh Jika Tulisan Populer Dilapor ke Polisi

Djamaluddin Mariadjang. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Akademisi Untad Mohamad Nur Sangadji terancam dilaporkan oleh salah satu mahasiswa Universitas Tadulako yang menyoal tulisannya di portal berita Palu Ekspres yang terbit 27 Mei 2020. Tulisan di kolom opini tersebut dianggap menyudutkan kelompok mahasiswa dan Perguruan Tinggi.

Namun banyak kalangan yang menyayangkan rencana pelaporan Nur Sangadji ke Polisi tersebut. Salah satunya datang dari mantan Sekretaris Jenderal PB AL Khairaat Pusat Palu, H. Djamaludin Mariadjang. Menurut dia, adalah hal yang aneh jika sebuah tulisan populer yang berangkat dari gagasan seseorang kemudian harus dilaporkan ke Kepolisian.

Dikatakannya, sebuah tulisan memiliki struktur logika yang runut. Maka mempersoalkan sebuah konten tulisan juga harus dibuat struktur logika yang sistemik dalam konstruksi ilmiah populer. Di dalam sebuah tulisan, ungkap Mariadjang penulis selalu melandasi pandangannya dengan argumentasi fakta. Paling tidak interpretasi tentang fakta. Di sinilah ruang normatif bagi kaum intelektual untuk berdebat.

”Maka, agak aneh bila sebuah opini dalam tulisan ilmiah populer itu dilapor ke polisi. Karena tulisan ilmiah populer apalagi hasil riset, tidak punya klaim subjektif terhadap seseorang dalam perkara perdata atau pidana,” tegasnya.

Ia melanjutkan, Jadi kalau ada unsur kampus entah mahasiswa atau dosen yang bereaksi terhadap sebuah opini dengan keberatan ke polisi, ini bukan hanya salah alamat, tetapi energi berpikirnya kosong.

Akademisi Untad lainnya Tomy Tampubolon juga menyoal rencana pelaporan, Nur Sangadji hanya karena tulisannya di media yang memberikan kritik terhadap dinamika di sebuah perguruan tinggi. Tak sepantasnya kata dia, buah fikiran dari seorang akademisi yang dituangkan dalam tulisan harus dibawah ke ranah hukum. Apa lagi jika konten tulisan itu tidak menyebut secara spesifik individu maupun kelompok atau menyerang kehormatan orang tertentu.

Ia menambahkan, sebagai seorang akademisi, menyampaikan kritik dan saran terhadap dinamika sosial di masyarakat adalah sesuatu yang wajar dan wajib. Termasuk memberikan otokritik terhadap proses yang sedang berlangsung di lingkungan kampus. Namun dengan memolisikan orang yang menyampaikan kritik maka ini adalah kemunduran dalam dunia intelektual di daerah ini. ”Mestinya yang seperti ini tidak perlu terjadi, apa lagi jika yang disuarakan adalah sebuah kritik yang tujuannya untuk perbaikan,” ujarnya saat dihubungi semalam, Senin 1 Juni 2020.

Dikatakannya, jika seandainya laporan tersebut benar terjadi, maka ia pun mempertanyakan posisi mahasiswa yang menjadi pelapor tersebut. Pasalnya, tulisan Nur Sangadji itu tidak merinci secara detail nama atau identitas tertentu. Tulisan itu adalah refleksi dari kegelisahan seorang intelektual kampus terhadap dinamika yang sedang terjadi. ”Koq yang begini mau dilaporkan,” ujarnya heran.

Nur Sangadji sendiri dihubungi semalam belum mengetahui sejauhmana proses pelaporan terhadap dirinya. Namun dari media lokal ia sudah mengetahui rencana pelaporan tersebut. Bahkan ia sudah menyimak secara seksama kalimat-kalimat dari pemberitaan tersebut. Bahkan ia pun sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum.

Sangadji melanjutkan, dari pemberitaan media lokal yang sudah didapatkannya, ia menyimpulkan ada fitnah, penghinaan serta ancaman yang ditujukan terhadap dirinya. Karena itu ia sedang menunuggu untuk dilaporkan. Jika kelak mahasiswa tersebut, tidak melaporkannya, maka ia pun mempertimbangkan untuk melapor balik karena ada pernyataan yang dinilainya membahayakan dirinya.

Sebagai mantan aktivis mahasiswa, Sangadji mengapresiasi mahasiswa yang mampu berfikir kritis. Tapi menurut dia, kekritisan itu harus berisi. Ia menduga, mahasiswa menyoal tulisannya tidak membaca dengan baik tulisannya tersebut.

Di salah satu portal media online lokal edisi 29 Mei 2020, mahasiswa Universitas Tadulako, atas nama Didit, menilai opini Dosen Pertanian itu mendiskreditkan mahasiswa. Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako menyatakan dirinya akan menagih pertanggung jawaban Nur Sangadji atas opini itu. Nur Sangadji ungkapnya secara terbuka menyampaikan bahwa mahasiswa dan rektor bekerja sama membuat kriminal. (kia/palu ekspres)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global