Sabtu, 19 September 2026

Inflasi Gabungan Rendah Bukan Pertanda Ekonomi Sulteng Baik

Kantor BPS Sulteng. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU – Inflasi gabungan dua kota di Sulawesi Tengah pada bulan Mei 2020 sebagaimana dirilis BPS Sulteng menunjukkan relatif sangat rendah, yakni 0,06 persen. Rinciannya, inflasi Kota Palu sebesar 0,15 persen sedangkan kota Luwuk mengalami deflasi sebesar 0,39 persen.
Kepala BPS Sulteng Dumangar Hutauruk menjelaskan, jika membandingkan inflasi pada momen puasa dan Idul Fitri 1440 Hijriyah yang berlangsung pada Bulan Juni 2019 dengan inflasi periode Mei 2020 yang bertepatan dengan momen puasa dan Idul Fitri 1441 Hijriyah, maka inflasi kali ini relatif sangat rendah. Inflasi bulanan pada Ramadhan dan Idul Fitri 2019 silam di Kota Palu sebesar 0,96 persen, sedangkan pada Ramadhan dan Idul Fitri 2020 ini hanya 0,06 persen. “Ini menunjukkan perbedaan yang sangat jauh antara inflasi Ramadhan dan Idul Fitri 2019 dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2020,” kata Dumangar dalam video confrens BPS Sulteng, Selasa (2/6/2020). “Tahun lalu, kota Luwuk belum masuk dalam daftar kota IHK,” tambahnya.
Dumangar menjelaskan, perbedaan angka inflasi yang begitu mencolok antara momen Ramadhan dan Idul Fitri tahun lalu dengan 2020, karena tahun ini terjadi pandemic Covid-19.
“Ini dimaklumi karena adanya wabah tahun ini yang cukup mempengaruhi harga-harga sehingga memberi inflasi bulan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng, G. A Nasser dihubungi Palu Ekspres, Rabu (3/6/2020), menjelaskan Inflasi rendah saat ini bukan pertanda ekonomi di daerah ini baik. Bisa jadi katanya, ini pertanda melemahnya permintaan masyarakat atau ekonomi lesu. “Daya beli turun juga diikuti kapasitas produksi yang menurun,” kata G. A Nasser.
Indikator mengenai ekonomi daerah ini kurang baik jika dikaitkan dengan rendahnya inflasi bulanan di periode Mei 2020 ini, menurut Nasser, di antaranya turunnya pengguna hotel berbintang di daerah ini.
Sebagaimana data BPS mengenai perkembangan jumlah tamu hotel berbintang di Sulteng menunjukkan bahwa pada Maret 2020 sebesar 38,94 persen, sedangkan pada Bulan April 2020 sebesar 17,66 persen. Artinya, terjadi penurunan sebesar 50, 73 persen. Begitupula rata-rata lama menginap hotel berbintang mengalami penurunan dari 2,1 hari menjadi 1,69 hari atau turun sebesar 0,41 persen.
Indikator lainnnya kata Nasser, adalah banyaknya tenaga kerja di daerah ini yang dirumahkan karena banyak fasilitas produksi (industri) dihentikan sementara. Belum lagi kebijakan pemerintah yang mengalihkan beberapa belanja modal dan belanja barang untuk mendukung program penanganan darurat Covid-19.
Ekspor Sulteng pun tambah Nasser, mengalami penurunan sebesar 12,16 persen. Pada periode Maret 2020 sebesar 641,27 Juta US $ sedangkan pada April 2020 sebesar 563,30 Juta US $. Penurunan nilai ekspor ini karena seluruh sektor mengalami penurunan. (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam