Sabtu, 8 Agustus 2026

Puluhan Pemain Lokal Sulteng Ikut Seleksi Timnas U-19

Celebes FC

PALU, PE – Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulteng, melaksanakan seleksi Tim Nasional U-19 di lapangan Galara Utama Kelurahan Boyaoge Palu, Senin (13/2).

Sedikitnya ada 62 pemain lokal kelahiran per 1 Januari 1999 yang ikut diseleksi Timnas itu. Seleksi ini sebagai langkah PSSI untuk membangun Timnas U-19. Tidak hanya di Sulteng, tapi seluruh wilayah di Indonesia juga dilaksanakan seleksi termasuk.

Tahap awal seleksi ini diharapkan seluruh pemain lokal bisa mengeluarkan kemampuannya di depan para tim talent scouting Asprov PSSI Sulteng.

Sekretaris Umum Asprov Sulteng, H Kasmuddin Kasim, mengaku belum semua daerah mengirimkan pemainnya karena surat pemberitahuan dari pusat diterima sehari jelang pelaksanaan seleksi.

Surat pemberitahuan dari PSSI untuk melaksanakan seleksi di daerah tanggal 11 sampai dengan 15 Februari. Sementara kami terima surat per 12 Februari. Jadi, tidak sempat lagi untuk memberitahuakan ke masing-masing Askab di daerah.

Yang hadir seleksi, kata Kasmudin, hanya daerah terdekat seperti Donggala, Sigi dan Kota Palu.

‘’Tapi kami berharapdari hasil seleksi ini, akan ada empat sampai lima orang yang bisa lolos seleksi tahap selanjutnya di Jakarta,” ujarnya.

Dalam seleksi hari pertama beberapa pemain yang telah berpengalaman di level pelajar seperti stopper SMKN 6 Palu, Andrean dan Dede Syahputra, striker SMA 4 Palu, Muzaik Ramadhan dan Ade Gunawan.

Tak ketinggalan pula beberapa pilar Galara Junior ikut ambil bagian seperti kiper Yusril, Muhammad Wahyudi , Dede, Muhammad Ronald dan Muhammad Naim. Dari Persdo Donggala ada Irfan, Reza dan Ikbal.

Tim talent scouting yang terdiri dari Ramang Paduwai, Usman Arya, Bisno Djuhaepa, Mamad sudah mulai bekerja dengan seksama yang dibantu beberapa pelatih lainnya. Satu nama lain, Kamaluddin juga masuk sebagai tim pemandu bakat. Seleksi ini akan berlangsung selama tiga hari dan akan berakhir pada Rabu (15/2) mendatang.

“Kami akan memilih 15 pemain sesuai ketentuan dari PSSI. Selanjutnya akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya. Namun waktu dan tempatnya belum pasti. Apakah di Makassar atau di temapt lain,” imbuh Kasmuddin.

(egi/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital