Jumat, 18 September 2026

Borong Parpol, Derajat Kontestasi Demokrasi Jadi Kurang Greget

Dr. Nur Alamsyah. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU- Langkah Anwar Hafid- Sigit Purnomo Said terganjal menuju pendaftaran bakal pasangan calon di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng 2020 karena tidak memenuhi ambang batas di detik akhir sebelum tahapan pendafataran di KPU, sangat disayangkan oleh pengamat politik Dr. Nur Alamsyah.
Dosen Fisip Universitas Tadulako (Untad) Palu ini menyarankan, kedepan ketentuan terkait usungan partai harus lebih tegas. Hal itu untuk meningkatkan derajat kontestasi demokrasi di Negara ini khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam sistem saat ini kata Nur Alamsyah, fenomena memborong parpol mulai mencuat. Menurutnya, ini adalah bagian dari strategi pemenangan dengan mengeliminasi sebaran suara terkait swing voters, akibat persekongkolan dukungan parpol dan kolaborasi figur kandidat.
“Etikanya setiap kandidat atau tim tidak melakukan borong partai,” kata Nur Alamsyah melalui Whatsapp, Minggu (6/9/2020).
Implikasi dari borong parpol lanjutnya, derajat kontestasi demokrasi pada suksesi kepemimpinan suatu daerah menjadi kurang greget, Bahkan cenderung membawa masyarakat ke arah pembelahan. Satuan yang digunakan semua identitas. Lembah Palu- non Palu, Islam-non Islam. Hal ini menarik Pilkada gubernur atau apapun ke orientasi budaya politik yang tidak sehat terkait kebangsaan. Bahkan, cenderung menjadi sarana perpecahan.
“Harus diingat bahwa parpol di Indonesia, salah satu fungsinya adalah menjaga NKRI, menjaga kebhinekaan,” kata direktur Lembaga Pengkajian Publik, Politik dan Demokrasi Majelis wilayah KAHMI Sulteng.
Memang diakui Nur Alamsyah, belum ada cara terbaik yang dapat dipilih untuk suksesi politik lokal Indonesia. Semua yang pernah diberlakukan cenderung menyeret politik ke arah oligarki, di mana politik selalu identik dengan posisi pemodal dalam dukungan. Saat ini atau Pilkada serentak 2020 untuk gubernur, ini menggambarkan kacaunya kaderisasi parpol di Indonesia, karena tidak satupun parpol yang berani mengusung kadernya.
Mengapa demikian? Menurut Nur Alamsyah karena parpol tidak siap bekerja untuk memperjuangkan arah perjuangan ideologi parpolnya. “Setidaknya ada empat lah (pasangan) kandidat untuk kontestasi gubernur sehingga pilihan bagi rakyat cukup bebas,” ujarnya.
Saat ini katanya, greget kontestasinya tentu saja kurang jika dibandingkan dengan adanya kandidat yang lebih dari 2 pasangan. Parpol mendapatkan dana dari rakyat untuk melahirkan pemimpin daerah/ nasional, dan bukan hanya untuk sekadar mengeluarkan rekomendasi B1 KWK.
Khusus untuk Partai Demokrat tambahnya, kegagalan mendapat teman sejalan untuk mengusung satu pasangan calon, juga merupakan gambaran bahwa kader partai Demokrat tidak berpolitik dengan baik. Sebab gagal meyakinkan partai atau elit lain, bahwa kader Demokrat yang diusung memiliki kualifikasi mumpuni. Sehingga dalam mencari dukungan akan selalu melihat garis persinggungan yang sama, sehingga bisa sejalan dalam dukungan. “Secara logis 4 kursi jauh dari memadai meskipun juga merupakan modal utama yang gagal diakumulasikan,” ujarnya. (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam