Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pendapatan Sulteng Diproyeksi Rp4 Triliun Lebih

PIDATO – Wakil Gubernur Sulteng Rusli Dg Palabbi membacakan pidato pengantar pembahasan rancangan KUPA dan PPAS perubahan, Senin 14 September 2020. Foto: Humas Pemprov Sulteng

PALU EKSPRES, PALU- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memproyeksikan pendapatan daerah pada Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan ( KUPA- PPASp) Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp4triliun lebih. Demikian Wakil Gubernur Sulteng, H Rusli Dg Palabbi dalam pidato pengantar rancangan KUPA-PPASp tahun anggaran 2020 di DPRD Sulteng , Senin 14 September 2020.

Selanjutnya untuk belanja daerah ditetapkan sebesar Rp4,4 triliun lebih. Sementara pembiayaan terkait kebijakan pembiayaan pada kebijakan umum perubahan anggaran tahun 2020 dapat diproyeksikan penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 429,9 miliar lebih dengan pengeluaran pembiayaan sebesar 0.

Rancangan KUPA-PASp demikian menurutnya, banyak dipengaruhi pandemi Covid-19 yang telah menjadi bencana kesehatan dan kemanusiaan. Ini berimbas pada semua lini kehidupan manusia. Berawal dari masalah kesehatan itu, dampak pandemi Covid-19 telah meluas ke masalah sosial ekonomi bahkan ke sektor keuangan. Gejolak ekonomi yang diakibatkan kata Rusli, memberi tiga dampak besar bagi perekonomian. Pertama, membuat konsumsi rumah tangga atau daya beli jatuh cukup dalam. Kedua, menimbulkan adanya ketidakpastian berkepanjangan sehingga investasi melemah dan berimplikasi pada terhentinya usaha.

“Dampak ketiga seluruh dunia mengalami perubahan ekonomi sehingga harga komunitas turun dan ekspor Indonesia ke beberapa negara juga terhenti,”jelas Rusli.

Upaya untuk menekan dampak ekonomi Covid-19 adalah dengan melakukan bauran kebijakan makro ekonomi dan berbagai langkah kebijakan di bidang kesehatan. Agar risiko terhadap stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan secara keseluruhan serta pemulihan ekonomi secara bertahap dapat berkurang.

Selanjutnya, kata Rusli, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah yang telah mengalami perubahan menyebutkan bahwa, perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi beberapa hal. Pertama perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD (KUA).

Kedua, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan antar jenis belanja. Ketiga keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun anggaran sebelumnya harus digunakan untuk tahun berjalan keempat keadaan darurat dan yang terakhir keadaan luar biasa.

Perubahan ranvangan itu lanjut Wagub, karena adanya perubahan asumsi-asumsi dalam pendapatan belanja dan pembiayaan daerah yang terjadi. Karena perubahan asumsi makro yang berimbas pada struktur APBD Sulteng tahun anggaran 2020 maupun untuk menampung tambahan belanja prioritas yang belum diakomodir dalam APBD Sulawesi Tengah tahun anggaran 2020. “Permasalahan utama yang sekarang dihadapi adalah pandemic covid-19 yang berdampak pada refocusing anggaran APBD Sulteng tahun anggaran 2020 serta pemangkasan anggaran belanja barang jasa dan belanja modal dalam rangka penanganan virus corona,”jelasnya. Adapun hal yang berhubungan dengan asumsi yang digunakan dalam rancangan kebijakan umum perubahan APBD dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan tahun 2020 yakni pertama asumsi dasar yang digunakan dalam APBN, kedua laju inflasi, ketiga pertumbuhan PDRB dan yang keempat tingkat pengangguran dan kemiskinan. (humas)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization