Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Wali Kota Palu Lantik 28 Pejabat Fungsional Tertentu

LANTIK - Sekkot Palu H Asri melantik pejabat fungsional tertentu lingkup Pemkot Palu, Senin 21September 2020 di Kantor Wali Kota Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Wali Kota Palu melantik sebanyak 28 pejabat fungsional tertentu lingkungan Pemerintah Kota Palu. Pelantikan dan sumpah janji jabatannya diwakili Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, H. Asri, Senin 21 September 2020. 28 pejabat yang dilantik masing-masing 1 pejabat auditor pertama di inspektorat daerah, 3 guru pertama pada tingkat SMP. 17 pejabat bidan pelaksana di UPTD Puskesmas.

1 auditor kepegawaian muda di Inspektorat daerah. 1 pejabat dokter gigi pertama di UPTD Puskesmas Kamonji. Kemudian 4 dokter pertama di UPTD Puskesmas dan 1 pejabat pengawas koperasi muda di dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kota Palu.

Sekkot Palu H Asri menyatakan, pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut tidak boleh dimaknai sebatas seremonial oleh para pejabat yang baru saja dilantik. Akan tetapi hal ini adalah sebuah proses pengukuhan pejabat pada tugas yang akan ia emban. “Ini menunjukkan negara punya perhatian pada jabatan fungsional tertentu,”kata Sekkot. Asri mengatakan, jabatan fungsional memiliki prospek yang baik dimasa mendatang. Bahkan jabatan struktural tataran eselon 3 dan 4 direncanakan untuk pengalihan ke jabatan fungsional.

“Rencana ini sedang dibahas ditingkat pemerintah pusat. Sehingga nanti eselon 3 dan 4 sebagian besar akan digeser ke fungsional,”sebutnya. Menurutnya, kelebihan jabatan fungsional adalah proses kenaikan pangkatnya yang relatif lebih cepat ketimbang struktural hanya dengan pengumpulan kredit kinerja.
“Contohnya bagu guru dan bidan. Hasil pengumpulan kredit bisa mempercepat penaikan jabatan. Karena didasari keterampilan dan keahlian,”paparnya. Saat inipun lanjut Sekkot, peluang untuk mendapat jabatan struktural juga cukup sulit. Karena aturan main seleksi jabatan terbuka bagi umum. “Makanya saya berharap kedepan jabatan ini dapat memiliki organisasi profesi yang dapat menunjang karir para pejabat fungsional ini,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital